Dugaan Penyelewengan Dana Hibah untuk Eks Kombatan GAM

Kejati: Laporan Kasus Korupsi Rp 650 Milyar Ditindaklanjuti

GeRAK Lapor ke Kejati Aceh terkait dugaan penyelewengan dana untuk eks GAM
AJNN.NETGeRAK memberikan laporan dugaan penyelewengan dana hibah Rp 650 milyar ke Kejati.

Banda Aceh - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Raja Nafrizal berjanji akan menindaklanjuti laporan Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) terkait dugaan penyelewengan Rp 650 miliar untuk peningkatan kesejahteraan mantan kombatan.

"Tugas kami sebagai kejaksaan, apapun laporan masyarakat akan ditindaklanjuti," kata Raja Nafrizal kepada wartawan usai menerima audiensi pendemo dari Masyarakat Pro Demokrasi (MPD) Aceh, Kamis (2/2/2017).

Raja Nafrizal menyampaikan, sebagai data awal kegiatan telah diterima pihaknya, kemudian akan ditelaah terlebih dahulu sehingga bisa membuat kesimpulan sejauh mana data tersebut dapat digunakan sebagai bahan penyelidikan.

"Saat ini kami baru sampai tahap meneliti sebagai dasar penyelidikan," ujarnya.

Selain itu, kata Raja Nafrizal, Kejati Aceh juga sudah membentuk tim untuk penyelidikan terhadap dugaan kasus korupsi itu, bahkan semua jaksa yang ada di Kejati Ace terlibat dalam tim.

Namun, lanjutnya, hingga kini pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap 11 Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) yang diduga ikut terlibat, yang dibagi dalam beberapa tim.

"Sebelas SKPA ini nanti, tim A pegang SKPA ini, tim B SKPA ini, dalam satu tim ada empat sampai lima jaksa," jelas Raja Nafrizal.

Bukan hanya itu, Kejati Aceh juga akan berkoordinasi dengan tim Kejaksaan Negeri (Kejari) setiap Kabupaten/kota di Aceh dalam menuntaskan kasus itu.

Rubrik:AcehNews

Komentar

Loading...