Pilkada Banda Aceh 2017

Aminullah Diterpa Issu, Aswaja Tetap Komit Dengan Larangan Kepemimpinan Wanita

FOTO | GERAKAN SUARA RAKYATPaslon Walikota dan Wakil Walikota Amin-Zainal Saat Bersama Tu Bulqaini dan Calon Wakil Gubernur Aceh T A Khalid

BANDA ACEH - Ketua ASWAJA Aceh, Tu Bulqaini menjawab, Ketika itu bukan Aminullah saja selaku Dirut Bank Riba. Bahkan Bank yang nama Syar’i saja masih jauh bersih dari praktik riba. Karena waktu itu memang seperti itu yang ada. Kalau tidak diikuti ya tergilas. Atau jika masih ada yang mengkritisi praktik Riba tempo dulu di Aceh (Sebelum konversi Bank Aceh ke Syariah) uang Anda yang disimpan untuk tabungan haji di Bank riba maka wajib ulang (qadha).

Kemudian, Sambung Tu Bulqaini, Aminullah dituding fasik karena menggenakan celana pendek dilapangan hijau. Dari dulu sampai sekarang seluruh dunia pakai celana pendek kenapa Amninullah saja yang dituding. Dan itu memang benar dosa dan Aminullah sudah taubat dengan cara tidak mengulangi dan itu telah dilakukannya.

Dalam Penutupnya Tu Bulqaini menegaskan, ASWAJA Aceh tetap sependapat Syekh Faqih Zainul Abidin Ibnu Daim Mansur Ulama Aceh tempo dulu tentang keharaman Kepemimpinan Wanita karena itu pendapat mayoritas ulama dari dulu sampai sekarang.

Hal ini berdasarkan hasil sidang ulama di Haramain. pada masa kepemimpinan Ratu Keumalat Syah (1688-1699). Fatwa yang dikeluarkan di Mekkah bahwa kepemimpinan wanita adalah bertentangan dengan syariat. Fatwa ini akhirnya bermuara pada penurunan Ratu Keumalat Syah sekaligus mengakhiri kepemimpinan wanita yang sudah berjalan di Aceh selama kurang lebih 59 tahun.

Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...