Janji Potong Telunjuk

Azhari Cage: Pengamat Tidak Berani Taruhan

FOTO | ACEHIMAGE.COMAzhari Cage

BANDA ACEH - Wakil Ketua Komisi I DPRA Azhari Cage mengaku, tidak ada pengamat Aceh yang berani taruhan memenuhi janji potong telunjuk dan mundur dari DPRA.

Pria yang akrab disapa Cage ini mengajak pengamat ke notaris membuat perjanjian potong telunjuk jika Mahkamah Konsitusi (MK) tidak menggunakan Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA) dalam penyelesaikan sengketa Pilkada Aceh 2017.

“Ternyata pengamat tidak berani menerima tantangan dan taruhan potong telunjuk, saya mengajak pengamat ke notaris, tidak ada yang berani, taruhan potong telunjuk batal,” kata Azhari Cage yang juga tim pemenangan calon gubernur Aceh Mualem-TA Khalid, Minggu 9 April 2017.

Azhari Caga merasa kecewa terhadap pemerintah pusat, pasalnya tidak menghargai kekhususan Aceh yang memiliki UUPA. MK menolak menggunakan UUPA menyelesaikan sengketa Pilkada Aceh 2017.

Menurut Azhari Cage, Senin 10 April 2017 besok, akan membuat surat pernyataan mundur dari DPRA.

"Semoga orang-orang yang anti UUPA dan yang menganggap saya sebagai saingan dan penghalang senang. Saleum merdeka dalam arti yang luas, wassalamua'laikum. wr wb," kata Azhari Cage yang juga kader Partai Aceh.

Sumber:mediaaceh.co
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...