Menjelang Meugang

Harga Daging Masih Stabil

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi

LHOKSEUMAWE - Harga daging sapi di pasar tradisional dalam wilayah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menjelang Ramadhan 1438 Hijriah masih stabil, yakni Rp135 ribu/Kg, karena antara permintaan dan pasokan berimbang.

Yusuf, salah seorang pedagang daging di Pasar Inpres Lhokseumawe, Senin mengatakan, sudah enam bulan terakhir ini harga daging sapi bertahan dengan kisaran antara Rp130 ribu hingga Rp135 ribu/Kg.

Ia menyebutkan, hingga saat sekarang belum ada tanda-tanda harga daging akan meningkat. Akan tetapi, sebagaimana tradisi masyarakat di Aceh, harga daging dipastikan akan meningkat drastis sehari menjelang bulan Ramadhan.

"Jika sekarang, harganya masih stabil saja seperti kemarin-kemarin. Akan tetapi nanti pada hari meugang (sehari menjelang Ramadhan), harganya meningkat drastis," ungkap Yusuf.

Tradisi yang berlaku di Aceh, hari meugang, masyarakat mengkonsumsi daging sapi atau kerbau, sehingga tingkat kebutuhan daging pada hari itu juga tinggi dan harganya juga sangat tinggi bila dibandingkan hari-hari biasa.

Sementara itu, Yusuf juga menyebutkan, pada hari-hari biasa, jenis daging sapi yang umumnya dipasarkan di pasar daging adalah jenis sapi Brahma dan Simental, sedangkan sapi lokal, sangat jarang dipasarkan pada hari-hari biasa, karena harganya lebih mahal.

Lebih lanjut ungkapnya lagi, kebutuhan daging sapi di Lhokseumawe pada hari-hari biasa banyak terserap untuk kebutuhan rumah makan, hotel dan usaha kuliner lainnya, bila dibandingkan untuk kebutuhan rumah tangga, sedangkan sapi yang disembelih untuk kebutuhan pasar berkisar antara 7 hingga 10 ekor setiap harinya.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...