Tiga Laga Tak Menang,

Juventus Jangan Ulang Cerita Pahit 1999/00

FOTO | REUTERSKekalahan dari AS Roma menunda pesta juara Juventus. Tapi kalau sampai lengah, Bianconeri bisa mengalami kegagalan pahit yang terjadi di tahun 2000 lalu.

JAKARTA - Kekalahan dari AS Roma menunda pesta juara Juventus. Tapi kalau sampai lengah, Bianconeri bisa mengalami kegagalan pahit yang terjadi di tahun 2000 lalu.

Untuk meraih gelar juara Serie A musim ini, Juventus sejatinya cuma butuh hasil imbang saat bertamu ke AS Roma. Alih-alih mencuri satu poin dan memastikan juara, malah kalah dan membuat selisih poinnya kini menipis menjadi empat angka saja.

Kekalahan 1-3 dari Roma tersebut menjadi indikasi bahwa Juventus sedang kehabisan bensin di Serie A. Hasil laga itu membuat mereka tak pernah menang di tiga laga terakhir, setelah sebelumnya imbang dari Atalanta dan Torino.

Juve dipastikan tidak bisa bersantai-santai dulu dalam waktu satu pekan ini. Usai dihajar Roma, Bianconeri dinanti laga final melawan Lazio di Coppa Italia. Selang tiga hari selanjutnya, Crotone akan tandang ke Turin dalam misi bertahan di Serie A. Sementara di pekan pamungkas ada Bologna mengadang.

Crotone saat ini betul-betul tidak bisa dipandang sebelah mata. Dalam tujuh laga terakhir di Serie A, mereka bisa memetik lima kemenangan dan dua hasil imbang. Dalam laga-laga itu, klub yang baru promosi musim ini berhasil mengalahkan Inter Milan dan menahan imbang AC Milan.

Dengan kehadiran Crotone dalam akhir perjalanan Juventus di Serie A, bisa mengingatkan kegagalan mereka di musim 1999/2000. Ketika itu Juventus gagal merebut Scudetto setelah kalah 0-1 dari Perugia di laga akhir. Di tempat lainnya Lazio, yang keluar sebagai juara menang 3-0 atas Reggina.

Kejadian itu sudah membekas di kepala Alessio Tacchinardi. Pada 2012 lalu Juventus nyaris kehilangan Scudetto setelah imbang 1-1 dari Lecce di pekan ke-36 dan berjarak satu angka dari Milan di perburuan gelar. Mantan gelandang Binconeri itupun menyebut-nyebut 'hantu Perugia' dalam wawancara dengan TuttoJuve.com.

Kini tantangan terbesar Juventus dalam waktu dekat adalah menjaga konsistensi dan kebugaran pemain usai melawan Lazio di final Coppa Italia, Kamis (18/5/2017) dinihari WIB. Jika itu tak bisa dikontrol dengan baik, bukan tak mungkin Crotone bisa jadi Perugia selanjutnya untuk Bianconeri.

Tapi, Crotone bukan satu-satunya ancaman Juve dalam merebut gelar Scudetto yang keenam secara berturut-turut. Final Liga Champions juga bisa saja menjadi faktor lain, yang bikin mereka terlena lantaran terakhir juara pada 1996.

Bisakah tetap fokus, Juve?

Sumber:sport.detik.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...