Komisi D DPRK Banda Aceh

Panggil Direktur RSU Meuraxa

BANDA ACEH - Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh memanggil Plt Direktur RSU Meuraxa untuk menyampaikan laporannya dalam rapat koordinasi, Rabu, 31 Mei 2017.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung Putih DPRK Banda Aceh itu membahas kondisi rumah sakit milik Pemko Banda Aceh yang berstatus kelas B yang saat ini dikabarkan terlilit utang dengan pihak ketiga.

Ketua Komisi D DPRK Banda Aceh, Sabri Badruddin ST dalam rapat menanyakan sejumlah kendala yang dihadapi rumah sakit seperti kabar yang beredar.

"Apa sebenarnya yang menjadi kendala bagi Rumah Sakit Meuraxa?" tanya Sabri kepada Plt Dirut RSU Meuraxa dr Emiralda MKes.

Keterangan yang baru didapatkan dikatakan Sabri, disebabkan karena adanya perubahan Permenkes tahun 2016.

"Adanya perubahan Permenkes di bulan Oktober 2016, akibatnya terjadi perubahan harga ataupun tarif Rumah Sakit Meuraxa," kata Ketua Komisi D.

Hingga sampai berita disiarkan, rapat koordinasi pengawasan masih berlangsung. Selain anggota Komisi D DPRK Banda Aceh, dalam rapat tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah, Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, Plt. Direktur Rumah Sakit Meuraxa dr Emiralda MKes dan Kepala BPJS Wilayah Aceh Rita Masyitah Ridwan.

Editor:AK Jailani
Photographer:AK Jailani
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...