Zinedine Zidane:

Saya Bukan Pelatih Terbaik di Dunia

FOTO | GETTY IMAGESPelatih Real Madrid Zinedine Zidane

CARDIFF - Gelar Liga Champions kedua dalam setahun terakhir mensejajarkan Zinedine Zidane dengan para pelatih terbaik dunia. Tapi itu tak bikin Zidane jemawa.

Zidane memimpin anak-anak asuhnya di Real Madrid menghadapi Juventus di Stadion Millenium, Cardiff, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB tadi. Itu adalah final kedua beruntun untuk Madrid atau yang ketiga dalam empat tahun terakhir.

Meski sempat unggul duluan lewat gol Cristiano Ronaldo di menit ke-20, Madrid dibuat kerepotan oleh Juve yang bermain spartan sejak menit awal dan mampu menyamakan skor lewat gol indah Mario Mandzukic di menit ke-26.

Tapi perlawanan Juve cuma sampai babak pertama karena Madrid benar-benar mendominasi di babak kedua untuk akhirnya menutup laga dengan kemenangan telak 4-1, lewat gol-gol Casemiro, Ronaldo, dan Marco Asensio.

Zidane pun berhasil mengangkat trofi Liga Champions keduanya dalam kurun waktu setahun, setelah di Milan tahun lalu saat mengalahkan Atletico Madrid di final. Dia jadi pelatih pertama setelah Arrigo Sacchi yang mampu juara dua kali beruntun di turnamen ini pada tahun 1989 dan 1990.

Selain itu tambahan trofi Liga Champions ini membuat Zidane sudah mengumpulkan lima piala bersama Madrid sejak menggantikan Rafael Benitez pada Januari 2016 silam. Dia pun baru kalah tujuh kali selama 18 bulan menangani Madrid ini.

Dengan segala pencapaiannya ini, Zidane pun dielu-elukan oleh fans Madrid dan juga publik sepakbola yang mulai mengganggapnya sebagai pelatih terbaik dunia saat ini. Tapi Zidane merendah dan memilih fokus untuk mempertahankan prestasi ini di musim depan.

"Saya bukan pelatih terbaik di dunia," tutur Zidane kepada Antenna 3.

"Tentu saja, saya akan terus lanjut di sini... Kami sudah berpikir soal musim depan tapi kini kami ingin menikmati dulu kemenangan ini," sambung pelatih asal Prancis itu.

Sumber:sport.detik.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...