Kolonel Pnb Suliono,

Safari Intel Spamau di Lanud Sultan Iskandar Muda

ACEH BESAR - Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suliono, menerima kunjungan Paban V Prodint Spamau Kolonel Sus Yohanes Pitono yang akan menyampaikan ceramah intelijen dalam kegiatan Safari Intel Staf Pengamanan TNI Angkatan Udara (Spamau) di GOR Praka Sutrisno Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar. Kamis (20/7).

Danlanud Sultan Iskandar Muda mengatakan kecenderungan perkembangan situasi, teknologi dan pola pikir masyarakat dewasa ini diselaraskan kehidupan sosial budaya masyarakat, maka setiap personel TNI Angkatan Udara khususnya Lanud Sultan Iskandar Muda perlu meningkatkan sence of intelligence sebagai deteksi dini terhadap segala situasi yang mungkin terjadi guna mendukung tugas ke depan.

Hal ini menurutnya sesuai arahan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat Upacara Bendera kemarin, menekankan agar personel TNI harus waspada serta antisipasi dengan segala bentuk kejahatan yang secara tiba-tiba muncul dan mengganggu keamanan, kenyamanan dan kedaulatan NKRI.

“Termasuk bahaya terorisme yang mulai menyasar TNI/Polri sebagai garda terdepan pertahanan keamanan NKRI,” katanya mengutip pernyataan Panglima TNI.

Salah satu cara mereka, katanya, dengan menggunakan media sosial sebagai wahana menyebarkan informasi sesat, informasi hoax, menyebarkan dan menyalahgunakan Narkotika yang dikenal dengan kelompok “Cyber Narcoterorism” yang biasanya bermediakan youtube, twitter dan facebook guna merebut pangsa pasar, penyebaran ideologi, perekrutan dan berbagai informasi lainnya yang menguntungkan pihaknya.

Oleh karena itu, lanjutnya, seluruh personel Lanud Sultan Iskandar Muda agar menyimak ceramah ini dengan baik, tenang, dan kondusif sehingga materi yang disampaikan tidak hanya sekedar didengar saja melainkan dapat diaktualisasikan atau diimplementasikan dalam tugas sehari-hari.

Paban V Prodint Spamau Kolonel Sus Yohanes Pitono dalam kesempatan ini menjelaskan safari intel bertujuan memberikan gambaran perkembangan lingkungan strategis global, regional dan nasional guna menumbuhkan sence of intelligence and security kepada seluruh personel TNI Angkatan Udara beserta keluarga. “Sehingga dapat lebih waspada, peka terhadap setiap ancaman yang mungkin timbul terutama dari perubahan serta perkembangan lingkungan strategis,” ujarnya.

Salah satunya, penekanan Panglima TNI mengenai proxy war yang telah menyerang sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia, khususnya generasi muda sebagai aset sumber daya manusia. Untuk itu, sambungnya, ikuti safari ini dengan baik dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai deteksi juga pencegahan dini bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Penulis:Khairol Martua
Editor:AK Jailani
Photographer:Khairol Martua
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...