Rusia,

Sebut AS Meluncur ke Klise Perang Dingin Primitif

FOTO | REUTERSPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT G20 di Hamburg, Jerman, 7 Juli 2017.

MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, AS meluncur lebih dalam ke klise Perang Dingin yang benar-benar terpisah dari kenyataan. Moskow memperingatkan Washington untuk menghentikan demonizing dan kebijakan luar negeri yang anti-Rusia.

”Pada tanggal 2 Agustus, Wakil Presiden AS (Mike) Pence sekali lagi membuat serangkaian pernyataan anti-Rusia dan mengintimidasi para pemimpin negara-negara Balkan dengan mitos 'ancaman Rusia',” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

”Washington meluncur lebih dalam ke klise Perang Dingin yang dipicu ideologi primitif yang benar-benar terlepas dari kenyataan,” lanjut kementerian itu, yang dikutip dari Russia Today, Jumat (4/8/2017).”Karena memaksakan pilihan yang secara terbuka merusak (hubungan) antara Barat dan Rusia di negara-negara Balkan.”

“Kebijakan semacam itu pasti mengarah pada meningkatnya ketegangan di benua Eropa serta menggoyahkan situasi di wilayah ini dan di beberapa negara bagian tertentu,” imbuh Kementerian Luar Negeri Rusia.

Lebih lanjut, kementerian tersebut menuduh AS memanfaatkan agenda keamanan dan histeria anti-Rusia untuk mengejar kepentingannya sendiri. Sebagai contoh, AS secara khusus memberlakukan gagasan bahwa bergabung dengan NATO adalah satu-satunya pilihan bagi negara-negara Balkan dan memaksa mereka untuk mengambil bagian dalam proyek yang berdasarkan persaingan tidak sehat.

Secara khusus, Rusia menyoroti fakta bahwa Washington mendorong Montenegro untuk bergabung dengan NATO meski ditentang mayoritas rakyatnya. Negara Balkan tersebut bergabung dengan NATO pada 5 Juni lalu, setelah anggota parlemen Montenegro dengan suara 46-0 menyetujui negara itu menjadi anggota ke-29 aliansi militer pimpinan AS pada bulan April.

Namun, 35 anggota parlemen oposisi memboikot sidang parlemen tersebut. Sementara itu, ratusan pemrotes berkumpul di luar gedung parlemen sebelum pemungutan suara untuk mengekspresikan penentangan mereka terhadap penggabungan Montenegro ke NATO.

Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...