Polisi:

Nama Asma Dewi Ada di Struktur Saracen

FOTO | Facebook Asma Dewi Ali HasjimAsma Dewi Ali Hasjim

JAKARTA - Polisi menyebut nama Asma Dewi, tersangka kasus ujaran kebencian, ada di dalam struktur kelompok Saracen. Namun Asma Dewi tidak mengakui dirinya terlibat dengan kelompok Saracen.

"Kalau dalam proses penyidikan memang tidak mengakui. Kalau kita lihat di website memang ada strukturnya, memang tercantum di sana," kata Kanit V Subdit III Direktorat Tindak Pidana Siber AKBP Purnomo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2017).

Polisi pun mencari bukti lain terkait hal itu. Meski demikian, sampai saat ini belum ada pengakuan langsung dari Asma Dewi.

"Kalau dalam proses penyidikan memang tidak mengakui. Kalau kita lihat di website memang ada di strukturnya memang tercantum di sana," ujarnya.

"Itu harus kita dalami lagi. Proses penyidikan masih berlangsung, belum ada pengakuan dari masing-masing. Itu hak mereka untuk menyangkal, tapi penyidik mempunyai bukti-bukti lain, kan begitu," ucapnya.

Asma Dewi ditangkap di kompleks Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI), Ampera, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/9) pekan lalu. Dia ditangkap di kediaman keluarganya.

Asma Dewi diduga sebagai pelaku ujaran kebencian, SARA, dan penghinaan oleh polisi siber berdasarkan sejumlah posting-an di media sosial Facebook-nya. Polisi mendapatkan informasi bahwa Asma Dewi memiliki hubungan dengan kelompok Saracen.

Komentar

Loading...