Korea Utara sebut pidato Trump seperti ‘gonggongan anjing’

FOTO | AFP

NEW YORK: Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho menyebut pidato Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) sebagai 'gonggongan anjing.' Hal ini terkait pernyataan Donald Trump di hadapan Sidang Umum PBB pada Rabu (20/09), yang menyatakan dia akan 'menghancurkan Korea Utara secara total' jika terus mengancam Amerika dan sekutunya.

Menlu Ri Yong-ho, kepada wartawan di dekat markas besar PBB di New York menyebut: "Ada pepatah yang menyatakan: 'Biarlah anjing menggonggong, khafilah tetap berlalu'." Pernyataan Ri Yong-ho, adalah pernyataan resmi pertama Korea Utara menanggapi Trump.

"Jika (Trump) berpikir dia akan membuat kami gentar dengan gonggongan anjingnya, dia jelas cuma bermimpi di siang bolong," kata Ri. Korea Utara terus menjalankan program senjata nuklirnya meskipun PBB telah menjatuhkan sanksi.

Berbicara tentang pimpinan Korea Utara, Kim Jong-un, di mimbar PBB itu Trump mengatakan: "Si lelaki pembuat roket itu sedang melakukan misi bunuh diri yang akan membinasakan dirinya dan rezimnya sendiri."

Ketika Ri Yong-ho ditanya bagaimana tanggapannya terhadap pernyataan Trump yang menyebut Kim Jon-un 'manusia roket', Ri menjawab: "saya berduka pada segala masalah yang dihadapinya (Trump),"

Ri Yong-ho akan menyampaikan pidatonya di PBB pada Jumat (22/09). Sejumlah pakar mengungkapkan Korea Utara maju pesat dalam mengembangkan rudal jarak jauh dan juga progam nuklirnya.

Pada 2 September lalu, negara di Asia Timur itu bahkan telah melakukan tes nuklir keenam sekaligus terbesarnya. Beberapa hari kemudian, PBB menjatuhkan sanksi kepada negara itu dengan membatasi impor minyak Korea dan melarang Korea Utara mengekspor tekstilnya - upaya yang diharapkan dapat membuat Korea Utara kehabisan bahan bakar dan pemasukan untuk program senjata nuklirnya.

Editor:Zulfikar Daud
Sumber:BBCINDONESIA
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...