Jangan Takut Makan Daging Merah,

Nutrisi Tak Kalah Sehat dengan Daging Putih

FOTO | ISTIMEWADaging merah

MAKANAN dengan bahan dasar daging merah sering menjadi momok bagi sebagian orang. Terutama bagi mereka yang takut akan kolesterol dan penyakit lainnya.

Padahal, daging merah seperti daging sapi memiliki kandungan nutrisi yang tak kalah baik dengan daging putih seperti ayam dan ikan. Hal ini diungkapkan oleh ahli gizi Leona Victoria.

"Orang Indonesia punya momok terhadap daging merah, enggak sehat dan kolesterol. Padahal daging merah sama dan sumber protein yang gampang diserap dan digunakan lagi dalam tubuh," ujar Leona saat ditemui dalam acara Guesstimateyourbeef Challenge yang diselenggarakan oleh Meat Me Steak House & Butchery di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Menurut Leona, semua tergantung pada cara memasak, seberapa sering Anda mengonsumsinya, hingga pemilihan dagingnya sendiri. Daging putih misalnya, akan menjadi kurang sehat jika cara memasaknya digoreng atau menggunakan santan yang terlalu banyak.

Lalu bagaimana dengan bahan-bahan masakan lain yang dimasak bersama daging merah? Apakah ada pantangannya? Menurut Leona, dari sisi nutrisi tidak ada pantangan. Namun akan lebih bagus jika penyajiannya dicampur dengan vitamin C.

"Bagus dicampur dengan vitamin C, seperti tomat dan lemon. Jika dimakan bareng daging merah, akan membantu penyerapan zat besi," jelasnya.

Untuk makanan diet pun, Leona mengatakan bahwa daging merah bisa menjadi bagian dari diet sehat. Namun tentu saja Anda harus benar-benar memperhatikan pilihan dagingnya.

"Pilih yang lemaknya sedikit, rendah lemak. Di semua jenis protein kan ada jenis rendah lemaknya," jelas Leona.

Sedangkan ungkapan yang kerap beredar di masyarakat bahwa daging merah dapat memicu kanker, padahal itu juga tak benar. Daging merah yang memicu kanker adalah ketika dibakar sampai gosong. Sedangkan untuk cara memasak lainnya masih bisa dilakukan tanpa harus dibakar.

"Jadi, di-grill jangan sampai gosong banget, sebelum gosong diangkat. Panggang di oven, dikukus atau steam, dijadikan sop atau dijadiin meatball di-mix juga bisa," ujar Leona.

Daging merah juga bisa dinikmati oleh segala usia. Mulai dari anak MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) usia enam bulan hingga orang lanjut usia.

"Dari MPASI 6 bulan. Tapi harus lembut. Karena setelah MPASI kadar zat besi bayi menipis tidak mencukupi, jadi harus mendapatkannya dari luar," tandas Leona.

Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...