Ketua Kadin Anggap Penutupan Alexis Tidak Ada Dampaknya

Foto | KompasKetua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani.

JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani menganggap penutupan Hotel dan Griya Pijat Alexis beberapa waktu lalu tidak berdampak pada perkembangan dunia usaha dan pelaku usaha.

Sebelumnya, Manajemen Alexis memutuskan menghentikan operasionalnya karena tidak mendapat perpanjangan izin tanda daftar usaha pariwisata dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Ah, enggak ada dampaknya itu mah (penutupan Alexis). Enggak lah kalau itu mah," kata Rosan saat ditanya pewarta usai acara di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis 2 Novembe 2017.

Ketika ditanya lebih lanjut, Rosan nampak tidak terlalu ingin menjawab pertanyaan seputar penutupan Alexis. Bahkan saat dia disinggung oleh pewarta mengenai nasib dari ratusan pekerja yang terdampak oleh penutupan Alexis.

"Saya enggak mau komentar lah mengenai itu, sudah banyak yang berkomentar," tutur Rosan.

Berbeda dengan yang diucapkan Rosan, beberapa hari sebelumnya manajemen Hotel dan Griya Pijat Alexis menyayangkan Pemprov DKI Jakarta yang tidak memperpanjang izin usaha mereka.

Pihak Alexis juga mengungkapkan, dampak dari keputusan itu adalah dirumahkannya para karyawan tetap dan pekerja harian lepas di sana yang jumlahnya hingga 1.000 orang.

Selain itu, pihak Alexis juga mengaku selama ini memberi sumbangsih besar bagi pemasukan Jakarta, dengan membayar pajak senilai Rp 30 miliar per tahun.

Alexis juga membantah berbagai pemberitaan negatif dengan menyebut tidak pernah diberi sanksi karena melakukan pelanggaran, baik pelanggaran hukum maupun tindak asusila.

Komentar

Loading...