Media Sosial Masih Efektif untuk Kampanye Politik

IMG-20171101-WA0059

BANDA ACEH - Media sosial bukan hanya sekedar dimanfaatkan untuk interaksi antar sesama teman dan keluarga, sosial media ini sangat efektif dimanfaatkan untuk kampanye politik.

Pengembangan teknologi yang semakin canggih, warga sudah semakin akrab dengan teknologi internet. Banyak hal yang positif yang bisa dilakukan oleh pengguna media sosial, termasuk politisi yang berkampanye dan melakukan pencitraan di sosial media.

Hal tersebut diungkapkan Dr. Heri Budianto, M.Si Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta dalam kuliah umum dengan tema “Peran Media Sosial dalam Kampanye Politik” di Aula Universitas Serambi Mekkah, Rabu 1 September 2017.

“Media sosial bisa digunakan sebagai kendaraan kampanye bagi politik melalui facebook, twitter, blogg dan website pribadi, ini bisa menimbulkan sisi positif bagi politisi untuk menjual individu (personal branded), keuntungan bagi masyarakat, bisa mendapat informasi lebih banyak lagi di luar dari media mainstream,” kata Dr. Heri Budianto, M.Si yang juga Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM).

Menurut Dr. Heri Budianto, M.Si, berkampanye di media sosial juga bisa menimbulkan yang negatif, bila pencitraan itu dilakukan tanpa mempertimbangkan kredibilitas, ini kerab terjadi bagi politisi instan.

Kuliah umum ini dihadiri oleh 157 peserta dari berbagai bidang ilmu dan berbagai kalangan baik dari kalangan mahasiswa Universitas Serambi Mekkah, mahasiswa UIN Ar-Raniry, serta dari kalangan umum.

Kegiatan kuliah umum ini juga diselingi dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MOU) antara Prodi KPI Universitas Serambi Mekkah dengan ASPIKOM, dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Serambi Mekkah dengan FIKOM Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Rektor Universitas Serambi Mekkah beserta jajarannya, Ketua Prodi KPI Universitas Serambi Mekkah.

Ainal Fitri, M.I.Kom Ketua Panitia mengatakan, kerjasama ini dilakukan dalam upaya pengembangan Tri Dharma PerguruanTinggi kedua belah pihak.

“Semoga kedepan kita bisa melakukan lebih banyak lagi kerjasama dan kegiatan yang menunjang keilmuan di bidang Ilmu Komunikasi dan tentunya dengan isu-isu yang kontekstual, oleh karena itu kesempatan Kuliah Umum bersama pakar komunikasi hari ini merupakan kesempatan emas bagi kita semua,” ujarnya seperti yang tertulis dalam keterangan pers yang diterima acehimage.com

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Serambi Mekkah, Dr. Andri Nirwana AN, M.A mengatakan, Kuliah Umum untuk membangun literasi bidang Ilmu Komunikasi bagi mahasiswa dan masyarakat, ini terbukti dengan antusiasme peserta, meskipun mereka semua berasal dari latar belakang bidang keilmuan dan profesi yang berbeda-beda.

Rubrik:AcehNews

Komentar

Loading...