Di Mata Para Dekan Unsyiah, Prof Samsul Rizal Berhasil Memajukan Unsyiah

Prof Samsul Rizal Rektor Universitas Syiah Kuala

BANDA ACEH - Prof Samsul Rizal, M.Eng sejak menjadi rektor di Universitas Syiah Kuala dikenal sosok pekerja keras yang memiliki komitmen untuk melakukan perubahan terhadap kampus itu.

Kerja keras pria yang murah senyum dan mudah bergaul itu terbukti, Universitas Syiah Kuala kini sudah terakditasi A yang semula akreditasi C.

Capaian ini diakui oleh banyak pihak, sejumlah universitas di pulau Jawa dan Sumatera beberapa kali studi banding ke Universitas Syiah Kuala khusus untuk mempelajari cara kampus bisa langsung loncat dari akreditasi C menjadi menjadi akreditasi A.

“Terbukti perubahan yang dilakukan oleh Prof Samsul Rizal, capain akreditasi A ini capain yang sangat tinggi, perlu diapresiasi,” kata Prof. Dr, Ilyas Ismail, S.H., M.Hum Dekan Fakultas Hukum Univesitas Syiah Kuala.

“Ada sebagian universitas dari Jawa dan Sumatera berkunjung ke Unsyiah, mereka ingin mempelajari pola kepemimpinan Prof Samsul Rizal, dan apa yang dilukukan Unsyiah yang mampu langsung terakreditasi A,” tambah  Prof. Dr, Ilyas Ismail.

Para pimpinan dan sivitas akademika Universitas Syiah Kuala mengakui, pria kelahiran idi Rayeuk, Aceh Timur, 8 Agustus 1962 itu memiliki kemampuan manajerial yang bagus sehingga Prof Samsul Rizal bisa memimpin Unsyiah dengan baik dan melakukan perubahan dan pengembangan kampus yang sangat baik.

“Prof Samsul Rizal itu punya manajerial yang baik untuk memenej sumber daya manusia yang ada Universita Syiah Kuala, bisa melakukan kerjasama yang baik, sehingga perubahan mulai dari akreditasi A, pengembangan kampus dilakukan bersama-sama,” ujar Prof. Dr, Ilyas Ismail.

Terobosan yang sudah dilakukan Prof Samsul Rizal untuk meningkatkan mutu para dosen di Universitas Syiah Kuala diakui oleh para dekan.

Menurut Prof. Dr. Jufri, M.Si Dekan FKIP Unsyiah, pria yang selalu tampil sederhana itu punya komitmen yang tinggi membuat meningkatkan kapasitas dosen, disetiap pertemuan, dia selalu meminta dosen muda untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

“Menyiapkan pusat bahasa yang kompoten untuk dosen yang ingin melanjutkan kuliah keluar negeri, dalam pertemuan Prof Samsul Rizal selalu minta dosen yang muda untuk kulaih keluar,” kata Prof. Dr. Jufri.

Selain itu, rektor unsyiah itu menyiapkan banyak dana untuk riset bagi calon profesor,  guru besar, “Ada komitmen yang tinggi terhadap riset,” tambah Jufri.

Pengembangan infrastruktur terus dilakukan agar kampus Unsyiah ini tetap menjadi yang terbaik, meski berada diujung Sumatera, sejak Prof Samsul Rizal menjabat Rektor Unsyiah, kampus itu menjadi pringkat keempat di Indonesia.

Dalam survei The Scimago Institutions Rankings (SIR), mencatat peringkat pertama diduduki oleh Intitut Teknologi Bandung (ITB), peringkat kedua Universitas Indonesia (UI), ketiga Universitas Gajah Mada (UGM) dan peringkat empat Unsyiah.

“Setiap fakultas ada pengembangan infrastruktur, mulai dibangun rumah sakit, laboratorium, dan penambahan bangunan kampus, ini kemajuan yang sangat luar biasa, beliau (Prof Samsul Rizal) punya cita-cita Unsyiah menjadi kampus terbaik tingkat nasional dan internasional,” kata Dekan Fakultas Tehnik Unsyiah Dr Ir Taufiq Saidi.

Rubrik:AcehNews

Komentar

Loading...