Dovizioso: Duel Lawan Marquez Pengalaman Brutal

Foto | CNN IndonesiaDovizioso: Duel Lawan Marquez Pengalaman Brutal Andrea Dovizioso kali terakhir menjadi juara dunia Grand Prix pada 2004.

JAKARTA - Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, menganggap persaingan menjadi juara dunia MotoGP 2017 melawan Marc Marquez merupakan pengalaman brutal sepanjang kariernya.

Dovizioso untuk kali pertama sejak berkarier di MotoGP pada 2008 mampu bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. Memasuki seri terakhir di GP Valencia, 12 November mendatang, Dovizioso tertinggal 21 poin dari Marquez.

Berbicara kepada Motorsport.com, Dovizioso mengatakan musim ini merupakan pengalaman paling berbeda baginya di MotoGP. Pebalap asal Italia itu menganggapnya sebagai pengalaman paling brutal.

“Kita semua punya keterbatasan. Terkadang Anda berpikir telah mencapai level tertinggi, tapi mendapatkan halangan di mana-mana, kemudian menemui cara menghancurkan halangan itu,” ujar Dovizioso.

“Proses itu, yang sedang saya lalui musim ini, adalah pengalaman hidup paling brutal,” sambung mantan pebalap Repsol Honda dan Tech 3 Yamaha itu.

Sejak tampil di ajang sepeda motor Grand Prix pada 2001, prestasi terbaik Dovizioso adalah menjadi juara dunia kelas 125cc musim 2004. Dovizioso pun mengaku tidak menyangka bisa kembali bersaing menjadi juara dunia sejak 2004.

“Saya menikmati pengalaman ini seperti orang gila. Marquez masuk ke MotoGP saat momen karier saya sedang sulit. Saya sempat berpikir tidak mungkin bagi saya untuk bisa kembali dalam posisi seperti ini,” ucap Dovizioso.

Musim ini Dovizioso sudah berhasil merebut enam kemenangan di MotoGP. Padahal sepanjang musim 2008 hingga 2016, Dovizioso hanya mampu meraih dua kemenangan yakni di GP Inggris (2009) dan GP Malaysia (2016).

Rubrik:Sport

Komentar

Loading...