Husni Bahri TOB Juga Ditunjuk Sebagai Tim Negosiasi Perpanjangan Blok B Lhoksukon

Husni

BANDA ACEH - Nama Mantan Sekda Aceh Husni Bahri TOB kembali muncul dalam SK Tim Negosiasi Perpanjangan Blok B Lhoksukon Aceh Utara.

Sebelumnya Husni Bahri TOB ditunjuk oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebagai tim Panitia Seleksi (Pansel) uji kepatutan dan kelayakan pejabat eselon II Pemerintah Aceh.

Sejumlah LSM di Aceh meminta Gubernur Irwandi untuk mencabut Husni Bahri TOB sebagai tim pansel uji kepatutan dan kelayakan pejabat eselon II Pemerintah Aceh, pasalnya Husni Bahri TOB salah satu  tersangka kasus korupsi dana Migas pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh (DPKKA), tahun 2010 lalu.

Akhirnya Husni Bahri TOB memutuskan mundur diri dari tim pansel uji kepatutan dan kelayakan pejabat eselon II Pemerintah Aceh.

Baru-baru ini muncul ke publik, Gubernur Irwandi Yusuf melalui surat Nomor 540/39907 tanggal 13 November 2017, menunjuk Husni Bahri TOB Tim Negosiasi Perpanjangan Blok B Lhoksukon Aceh Utara.

Surat itu ditujukan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Dalam surat itu Husni Bahri TOB dari unsur  Tenaga Ahli Bidang Hukum.

Surat yang ditanda tangani oleh Gubernur Irwandi Yusuf itu beredar cepat melalui Media Sosial, ragam komenter kritikan ditulis oleh warganet.

“Duh!! Tersangka kasus dugaan korupsi yg satu ini masih tetap mendapat kepercayaan dari pemerintah yang berkuasa,” pemilik akun Rakan Mata.

Selain Husni Bahri TOB, Tim Negosiasi Perpanjangan Blok B Lhoksukon Aceh Utara juga ada Sofyan Daud, Ir. Zulkifli, MM dan dr. Taqwallah. M. Kes, Prof. Dr. A. Rahman Lubis, Mawardi Ismail, Marzuki Daham, Syarifuddin, SH.MH dan Azhari Idris dan Prof. Dr. Qismullah Yusuf, MA.

Rubrik:AcehNews

Komentar

Loading...