Rahmat Asri Sufa: Penegakan Syariat Islam Harus Adil

Foto | ISTIMEWARahmat Asri Sufa Mahasiswa Pascasarjana UIN Sumatera Utara

MEDAN - Kabar penangkapan salah satu artis Aceh berinisial ML yang diduga sedang melakukan mesum di dalam mobil beredar cepat media sosial.

ML bersama pasangannya teperogok mesum oleh polisi yang sedang bertugas di salah satu SPBU di Kabupaten Aceh Besar.

Menurut Rahmat Asri Sufa Mahasiswa Pascasarjana UIN Sumatera Utara, penegak hukum harus bertindak tegas bila ditemukan ada pelanggaran syariat Islam.

“Kalau memang ini benar, pihak berwenang harus mengambil tindakan tegas, hukuman cambuk bagi si pelaku khalwat di Aceh wajib ditegakkan. Syariat Islam di Aceh harus adil, jangan pandang bulu serta terkesan main-main. Aceh dikenal sebagai Provinsi yang memiliki otonomi khusus dalam pelaksanaan Syariat Islam, jangan sampai menciderai syariat gara-gara hukum yang dianggap pandang bulu”, kata Sekretaris Litbang IPTR Sumut ini.

“Kalaulah tidak melakukan hal yang tidak senonoh, kenapa harus ada surat penyataan permohonan maaf, mau istirahat kan bisa diluar mobil. Berdua-duaan saja di tempat sunyi dengan pasangan non muhrim sudah menyalahi syariat Islam, apalagi kalau benar sudah melakukan perbuatan yang melanggar hukum Islam”, ujar Rahmat asri Sufa.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota polisi yang sedang bertugas menjaga SPBU  memergoki dua sejoli sedang berada di dalam mobil.

Rubrik:AcehNews

Komentar

Loading...