H. Karman-Afdhal Yasin Optimis Memenangkan di Pilkada Aceh Selatan

Foto | ISTIMEWAPasangan bakal calon bupati Aceh Selatan yang maju melalui jalur perseorangan, H. Karman, BA, SE dan H. Afdhal Yasin,

ACEH SELATAN – Salah satu pasangan bakal calon bupati Aceh Selatan yang maju melalui jalur perseorangan, H. Karman, BA, SE dan H. Afdhal Yasin, optimis bisa memenangkan Pilkada Aceh Selatan pada Juni 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan H. Afdhal Yasin, menjawab pertanyaan wartawan, seusai mengantarkan berkas dukungan untuk pencalonan sebagai calon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan periode 2018-2023, di Kantor Komisi Pemilihan Independen (KIP) di Tapaktuan, Selasa 28 November 2017.

Menurut data yang ada, jumlah penduduk Kabupaten Aceh Selatan 230.254 Jiwa, tersebar di 18 Kecamatan.

Jumlah dukungan KTP untuk pasangan H. Karman-H. Afdhal Yasin adalah 12.167 orang, dan yang diserahkan ke KIP sebanyak 8.394 lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP), dengan cadangan dukungan  sebanyak 3.773. Hal ini melebihi dari ketentuan minimal pencalonan seorang kandidat perseorangan untuk Kabupaten Aceh Selatan sejumlah 6.908 orang dari 9 Kecamatan. Komposisi dukungan untuk H. Karman-H Afdhal Yasin, hampir merata di semua kecamatan.

"Kami melihat kesiapan kandidat yang ada, dan kami optimis bisa memenangkan Pilkada Aceh Selatan," kata Afdhal Yasin.

H. Karman akrab dikenal di kalangan guru. Putra Aceh Selatan kelahiran  Kandang, Kluet Selatan, 1 Februari  1957, sebagian besar hidupnya diabdikan untuk dunia pendidikan dengan menjadi guru di Aceh Selatan.

Karir sebagai pendidik, diawali  dengan menjadi seorang guru untuk Kursus Pegawai Administrasi Tingkat Atas (KPPA Banda Aceh), 1980, dilanjutkan dengan menjadi guru dan menjadi Kepala SMA Negeri 1 Kluet Selatan (1981-2008). Pada tahun 2004-2007 sempat menjabat sebagai Kepala SMK Kecil Kluet Selatan. Sejak 2008, mantan ketua Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI) Aceh Selatan ini, dipercaya menjadi Kepala Bidang Program Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Selatan, dan kemudian menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Selatan (2011-2013). 

Sementara pasangannya, H. Afdhal Yasin adalah putra ulama H. Muhammad Yasin. Sebagian hidup politisi kelahiran 23 Januari 1964 diabdikan di dunia politik dan organisasi massa. Dalam bidang politik, karirnya dimulai sejak menjadi Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh (1999 – 2003, dan 2003-2008), yang mengantarkannya menjadi Anggota DPR Aceh periode 1994-2004.

Mantan Wakil Sekretaris PW Nahdatul Ulama (NU) Aceh 1998–2003 ini sempat menjadi Wakil Ketua Dewan Penasehat Pemuda Aceh Selatan ( PAS) sejak 2012 – Sekarang.

Afdhal Yasin sempat menjadi Asisten Pribadi Presiden Indonesia Dr. KH. Abdurrahman Wahid untuk Aceh, Aspri Mentri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Lukman Edi, Aspri Ibu Hj.Lilik Khodijah Wahid, Anggota DPR-RI Komisi I dan Aspri Pj. Gubernur Aceh Bapak Ir. H. Tarmizi A Karim, M.Sc dan Aspri Kapolda Aceh Bapak Irjen (Pol) H. Iskandar Hasan. Sejak 2016 ia mendirikan dan menjadi Ketua Umum Yayasan Cinta Masjid.  

Saat mengantarkan berkas, mereka diantar lebih 30 mobil dengan jumlah warga lebih 300 orang.

“Kami berterimakasih kepada warga Kabupaten Aceh Selatan yang sudah memberikan dukungannya atas pencalonan kami. Dan terimakasih atas dukungan semua pihak, semoga apa yang kita ingin lakukan ini, bermanfaat bagi perubahan Aceh Selatan di masa yang akan datang,” kata Afdal Yasin.

Rubrik:AcehNews

Komentar

Loading...