Dibuka Wali Kota

MTQ Kecamatan Baiturrahman Berlangsung Meriah

FOTO | HUMAS PEMKO BANDA ACEHPHOTO-2018-07-20-23-55-38
A A A

BANDA ACEH – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 1 tingkat Kecamatan Baiturrahman resmi dimulai, Jumat malam (20/7/2018) di Masjid Babul Jannah, Neusu Aceh.

Pemukulan bedug oleh Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM menandai event yang diikuti oleh 10 gampong ini dimulai.

MTQ tingkat Kecamamatan Baiturrahman ini berlangung meriah. Ribuan warga dari seluruh gampong di Kecamatan Baiturrahman hadir menyesaki halaman Masjid dan terlihat antusias menyaksikan prosesi pembukaan.

Warga yang tidak berhasil masuk ke lokasi acara, juga masih bisa menyaksikan prosesi pembukaan karena panitia menyediakan layar lebar yang menyiarkan langsung setiap momen diatas panggung yang berdiri megah di halaman Masjid Babul Jannah.

Rangkaian pembukaan dimulai dengan defile Kafilah yang berasal dari 10 gampong dalam wilayah Baiturrahman. Satu per satu kafilah memasuki halaman Masjid dengan membawa bendera kafilah yang kemudian diserahkan kepada Camat Baiturrahman, Muhammad Rizal SSTP.

Usai pawai, pembukaan MTQ ini diawali dengan pembacaan wahyu ilahi oleh Ustad Ikhsan, Qari Tilawah Dewasa Putra yang akan mewakili Provinsi Aceh pada MTQ tingkat Nasional di Sumatera Utara Oktober nanti.

Kemudian acara dilanjutkan dengan shalawat badar. Wali Kota, undangan dan semua hadirin berdiri bershalawat bersama yang dipimpin Ustad Ikhsan.

Selanjutnya, tampil grup Ar-Raihan dari lamtemen Barat yang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ.

Kemudian, Camat Baiturrahman mengukuhkan Dewan Hakim yang akan menilai semua penampilan kafilah disemua cabang pada event ini. Camat juga menyerahkan piala bergilir kepada Ketua panitia, Nasruddin S Ag.

Wali Kota: Luar Biasa, Patut dicontoh Kecamatan Lain

Aminullah saat membuka MTQ ke 1 tingkat Kecamatan Baiturrahman tahun 2018 ini menyampaikan rasa bangga dan bahagianya melihat tingginya animo masyarakat. Aminullah juga menilai panitia memiliki konsep yang matang sehingga eventnya terlihat megah untuk level Kecamatan.

“Saya lihat ini luar biasa. Konsepnya bagus dan panggungnya juga megah untuk ukuran MTQ Kecamatan. Ini patut dicontoh oleh Kecamatan lain,” ujar Aminullah.

Terkait dengan animo masyarakat, Aminullah juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada warga Baiturrahman yang hadir membludak menyaksikan MTQ ini.

“Inilah yang dikatakan perubahan. Ternyata MTQ ini yang pertama digelar di Baiturrahman. Kita melihat animo masyarakat tinggi sekali,” ujar Aminullah.

Kepada Camat, Muspika dan seluruh elemen yang terlibat dalam kegiatan ini, Aminullah menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang telah menggelar event MTQ yang luar biasa.

“Ini syiar Islam, Alhamdulillah tahun ini semua Kecamatan menggelar MTQ. Setelah malam ini ada dua Kecamatan lagi yang akan menggelarnya, yakni Syiah Kuala dan Lueng Bata. InsyaAllah Saya akan membukanya juga,” ujar Aminullah.

Kedepan, Wali Kota meminta MTQ juga digelar di tingkat Gampong yang pesertanya berasal dari dusun-dusun.

“Ini penting untuk memotivasi anak-anak kita belejar mengaji, menambah hafalan Quran dan memahami kandunggannya. Akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua ketika melihat anaknya pandai mengaji dan menghafal Al-Quran,” kata Aminullah.

Aminullah mengatakan, dengan banyaknya kegiatan keagamaan insyaAllah warga kota semakin dekat dan semakin bertaqwa kepada Allah SWT. Kegiatan keagamaan juga dinilainya sebagai salah-satu upaya menyelamatkan generasi muda Islam dari dekdensi moral dan perilaku menyimpang, seperti penyalahgunaan narkoba, kriminalitas dan kenakalan remaja lainnya.

Selain itu, lanjutnya, banyaknya event di Banda Aceh memberikan dampak pada pergerakan ekonomi masyarakat.

“Suasana ramai pada lokasi MTQ ini dengan sendirinya akan memberi peluang pedagang berjualan, baik makanan ringan, minuman dan lainnya. Ini salah-satu tujuan Pemko dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan,” tambah Aminullah yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah Provinsi Aceh.

Menurut Wali Kota, dengan banyaknya event akan membuka kesempatan kerja sehingga masalah klasik bangsa ini, yakni tidak berimbangnya lapangan kerja dengan jumlah pencari kerja akan teratasi dan angka pengangguran akan menurun.

Penulis:mkk
Kode:01
Rubrik:Breaking News

Komentar

Loading...