180 Atlet Aceh Besar

Jalani Tes Kemampuan Fisik

FOTO | ISTIMEWA.
A A A

Kami tidak menggugurkan para atlet yang melakukan test fisik ini akan tetapi kualitas atlet sendiri yang gugur dengan sendirinya. Kalau memang dia tidak mencapai kualitas yang telah ditentukan ini akan gugur sendiri bukan digugurkan

Yusri A, S.Pd Sekretaris Dispora Aceh Besar

BANDA ACEH - Sebanyak 180 atlet Kabupaten Aceh Besar dari 29 cabang olahraga yang akan ikuti kompetisi event Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII di Kota Jantho, kembali menjalani jalani tes kemampuan fisik, yang diselenggarakan di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya Banda Aceh, Sabtu (18/8/2018).

Tes yang berlangsung sejak pukul 8.30 WIB hingga berakhr 12.30 WIB tersebut untuk memastikan kesiapan, perkembangan dan kekuatan fisik para atlet yang akan dipersiapkan untuk menjadi kontingen Aceh Besar yang akan berlaga pada PORA yang akan berlangsung 18-25 November 2018 mendatang.

Penanggung jawab sekaligus Ketua tim tes fisik atlet Pelatda Aceh Besar, Dr Mansur MKes menjelaskan, tes fisik kali ini merupakan tes gelombang kedua, dimana pada gelombang pertama para atlet ini sudah menjalani tes fisik yang di selenggarakan di Stadion mini Unsyiah, Darussalam pada akhir Juni lalu. "Yang ikut tes hari ini adalah atlet yang belum melakukan tes kemampuan fisik sebanyak 180 atlet dari beberapa cabang olahraga," sebut Dr Mansur.

Menurutnya, tes yang dilakukan meliputi daya tahan jantung dan paru, dimana kesemua atlet tersebut dilakukan tes shit up, lari dan beberapa tes lainnya. Dimana, hasil tes kemampuan fisik yang telah dilakukan pihaknya beberapa waktu, masih belum menunjukkan hasil yang maksimal. "Kita berharap dengan rentang waktu yang masih tersisa dapat memperbaiki kualitas atlet," ujar Mansur.

Mansur juga meminta kerja keras pelatih untuk terus mengembleng para atlet untuk memiliki fisik yang kuat, sebab Aceh Besar selaku tuan rumah menjadi harapan masyarakat dan pemerintah mampu menjadi juara umum. "Dengan sisa waktu semua pihak untuk proaktif meningkatkan prestasi para atlet agar dapat mewujudkan yang terbaik di PORA nanti," demikan Dr Mansur.

Sementara Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Aceh Besar, Yusri A SPd, mengatakan bahwa pada hakikatnya di keolahragaan tes fisik ini sangat dibutuhkan, yang pertama adalah untuk mengukur pada cabang bersangkutan, kendati beberapa cabang sudah di pantau oleh ahlinya atau pelatihnya. "Mengatasi kekurangan maka perlu uji fisik untuk kebutuhan seorang atlet dalam mengikuti kompetensi nanti,".

Menurutnya, setelah tes fisik ada atlet yang akan evaluasi, dimana atlet yang tidak mencapai target akan dikurangi, namun itu atas saran dan rekomendasi pelatih, kalau ini sudah mencapai target, dimana atlet tersebut akan mewakili Aceh Besar di PORA 2018. “Kami tidak menggugurkan para atlet yang melakukan test fisik ini akan tetapi kualitas atlet sendiri yang gugur dengan sendirinya. Kalau memang dia tidak mencapai kualitas yang telah ditentukan ini akan gugur sendiri bukan digugurkan," pungkas Yusri A SPd.

Hadir dalam pelaksanaan tes fisik, Sekretaris Tim Pelatda PORA Aceh Besar M Ali SSos MSi yang juga Asisten II Setdakab Aceh Besar, Sekum PP PORA XIII T Dahsya K Putra MAP, dan para pelatih cabang olah raga.

Foto:istimewa
Kode:01
Sumber:Rilis
Rubrik:Aceh Besar

Komentar

Loading...