Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Sabang

BPKS Ajak Pelaku Usaha Kembangkan Perdagangan Online

FOTO | Humas BPKS.
A A A

SABANG - Dalam era digital, era kreatif, dan era teknologi saat ini, interaksi Kawasan pelabuhan bebas Sabang disadari akan menjadi lebih tidak hanya berbentuk perdagangan konvesional namun juga dapat dikembangkan ke “perdagangan digital” atau E-Commerce yang merupakan arena perdagangan yang terbuka baik antar orang, antar lembaga usaha, maupun antar berbagai negara. Para pelaku usaha di Kawasan Sabang.

Mengingat potensi tersebut, Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dalam acara kegiatan Pembinaan Pelaku Usaha Industri dan Perdagangan yang dilaksanakan di Mata 'ie Resort Kamis (27/9), mengajak para pelaku usaha indutri kecil dan menengah dan industri kreatif untuk menggerakan pemjualan secara digital atau Online dengan tema "Belanja di Sabang".

Kepala BPKS Said Fadhil dalam kata sambutanya yang di bacakan Wakil Kepala Irwan Faisal berharap dilaksanakan pada hari ini dengan tema #belanjadisabang dapat menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas baik bagi pelaku usaha di Kawasan Sabang serta apatur pemerintah dalam mengembangkan strategi dan pendekatan berusaha di Sabang.

"Disisi lain, #belanjadisabang ini diharapkan dapat menjadi destinasi baru bagi para pengunjung ke Kawasan Sabang yang terus meningkat setiap tahunnya dan dapat menjadi cikal bakal perwujudan Wisata Belanja (trade tourism) di Kawasan Sabang," ujarnya.

Selain itu, menurut Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi BPKS, Teuku Ardiansyah, kegiatan yang dilaksanakan hingga tanggal 28 September 2018 tersebut merupakan bagian dari Gerakan Nasional Ayo UMKM Jualan Online yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kominfo dan beberapa marketplace yaitu Blibli.com, Lazada, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan blanja.com.

"Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian BPKs untuk mendorong pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) berkumpul,mengembangkan usaha, dan memperluas pasar," tandasnya.

Ia menambahkan, Gerakan Nasional Ayo UMKM Jualan Online merupakan rangkaian dari Program 5 Juta UMKM Go-Online yang digagas untuk mewujudkan visi menjadikan Indonesia sebagai Digital Energy of Asia pada Tahun 2020. Selain dengan dukungan kee Gerakan Nasional ini didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kominfo, Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, dan Badan Ekonomi Kreatif.

Sementara itu, Heru Sutianto salah seorang Narasumber yang telah berhasil melalui oenjualan Online Bukalapak, menuturkan pengalamanya dengan segudang kemudahan dengan pemasukan yang beaar baik dari,produk,maupun dari segi pengiriman.

Banyak manfaat yang akan diperoleh para pelaku usaha dalam perdagangan digital ini, antara lain, penjualan global tanpa harus membuka toko, Pengurangan Infrastruktur Perusahaan, pengurangan biaya perusahaan meningkatkan keuntungan dengan menurunkan biaya operasional perusahaan.

Pengurangan harga produk sehingga konsumen lebih tertarik membeli dan jangkauan juga semakin luas dari berbagai lapisan masyarakat," tukasnya.

Selain, dari pihak Bukalapak, pelaku bisnis Online lainya seperti, Qasir, Dilo dan sejumlah Pelaku Industri kreatif ikut ambil bagian untuk Berbagi pemgalaman dan berbagi konsep strategis pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan Digital.

Kode:01
Sumber:Rilis
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...