Rapat Paripurna

Sosok Muharuddin di Mata Anggota DPRA

ISTIMEWAKetua DPR Aceh Tgk Muharuddin
A A A

ACEH - Rapat paripurna usulan pergantian Ketua DPR Aceh di Gedung Utama DPR Aceh, Selasa 6 November 2018 berlangsung khidmat.

Rapat yang dipimpin sendiri oleh Ketua DPR Aceh Muharuddin berjalan damai dan penuh haru.

Sejumlah anggota dewan yang hadir mengaku terharu dengan sikap Muharuddin yang dinilai profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua DPR Aceh.

Bahkan Muharuddin dinilai dewasa dalam menyikapi keputusan pergantian Ketua DPR Aceh sebagaimana yang diusulkan oleh Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh.

Anggota DPR Aceh Aminudin dari Fraksi Golkar mengatakan, selama menjabat sebagai Ketua DPR Aceh selama 4 tahun, Muharuddin adalah sosok yang mampu menyelesaikan setiap persoalan yang pelik.

Menurutnya, Muharuddin juga sosok yang bijaksana meskipun keputusan yang berat dari partai yang menaunginya, namun dirinya masih berlapang dada menerima keputusan tersebut.

"Saya secara pribadi dan secara fraksi hampir menjelang 15 tahun di lembaga ini saya belum pernah melihat sosok pribadi anak muda yang setegar dan sebijak sana ini," ujarnya dalam rapat paripurna khusus terkait pergantian ketua DPR Aceh.

Dia berharap, Muharuddin yang saat ini mencalonkan diri sebagai calon legislatif DPR RI dari Partai Nasdem dapat menjalankan tugasnya dengan baik jika nantinya lolos ke Senayan.

"Mudah-mudahan Muharuddin menjadi lebih cemerlang di jabatan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, anggota dewan dari Fraksi PA, Iskandar Usman Al-Farlaky juga menyampaikan apresiasi kepada Muharuddin yang sangat profesional.

Muharuddin menurutnya, telah memenuhi janjinya untuk tetap memimpin rapat di DPR Aceh hingga akhir masa jabatannya sebagai Ketua DPRA.

Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Teungku Muharuddin yang telah memimpin sidang paripurna ini, kemarin di Banmus juga beliau yang memimpin sidang," ujarnya.

Sehari sebelumnya, Muharuddin mengatakan, dirinya tidak akan mengajukan protes apalagi menggugat kebijakan partai yang menaunginya itu.

"Saya pastikan saya tidak akan menggugat. Saya akan terima itu dengan lapang dada," ujar Muharuddin, Senin 5 November 2018 kepada awak media di dalam ruang kerjanya.

Jawaban Muharuddin sekaligus mendampik seluruh isu yang beredar bahwa kader Partai Aceh itu tidak menerima kebijakan partai yang dipimpin oleh Muzakir Manaf.

Tidak lupa, alumni Pesantren Modern Misbahul Ulum itu juga berterima kasih kepada pimpinan Partai Aceh yang telah memberikan amanah kepadanya untuk memimpin DPR Aceh selama lebih empat tahun.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Mualem yang telah memberikan mandat kepada saya untuk menjabat sebagai Ketua DPR Aceh selama lebih kurang 4,2 tahun," ujarnya.

ADV

Kode:Advertorial
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...