Selundupkan Melalui Celana Dalam Wanita

BBPOM Aceh Tangkap Penjual Kosmetik Ilegal

kosmetik-yang-diduga-mengadung-bahan-berbahaya-hasil-temuan-bpom
A A A

Banda Aceh - Modus operandi baru terus dipertontonkan para pejual kosmetik ilegal di Aceh. Baru- baru ini, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh menemukan kosmetik ilegal yang dimasukkan dalam pakaian wanita.

“Penjualan sekarang menggunakan celana dalam untuk memperjual belikan kosmetik ilegal. Ini adalah proses untuk mengelabuhi pengawas.  Namun, kami juga punya cara penyelidikan sendiri dan berhasil kami temukan di beberapa daerah di Aceh”, ungkap Kepala BB POM Aceh, Drs. Zulkifli saat kampanye cerdas mengunakan kosmetik pada generasi milenial, di kantor tersebut, Jalan Tgk. H. Mohd. Daud Beureuh, Banda Aceh. Selasa, (11/12/18).

Menurutnya, ada 11 kasus kosmetik ilegal di Aceh yang berhasil diungkap BBPOM Aceh. Namun, sembilan kasus sudah dibawa ke ranah hukum dan menunggu proses penyidikan lebih lanjut dari polisi.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli berharap masyarakat untuk jeli mengunakan kosmetik. Apalagi, perempuan muda sekarang yang ingin perubahan kulit secara instan. Padahal kebanyakan produk yang menghasilkan perubahan kulit wajah yang cepat dan mudah, mengandung merkuri atau logam berat.

Konsumen juga harus paham bahwa kosmetik bukan untuk obat.  Produk kecantikan hanya memelihara, menjaga dan mengubah kulit wajah saja. Tapi, ketika wajah merah itu dianggap biasa dari pengaruh obat. Dan biasanya, para pengguna malu melaporkan hal tersebut.

Menurutnya, sekarang ini banyak dari produk kecantikan yang dipalsukan. Ada juga produk impor dianggap lebih bagus, padahal produk daerah lebih terjamin bahannya.  Misal, lipstik impor di Amerika Serikat yang tidak bisa hilang selama 3 hari. Padahal, itu mengandung pewarna tekstil.

Kosmetik yang beredar dipasaran seperti  produk Temulawak dari negara Malaysia adalah ilegal, tidak ada izin edar, serta tidak tercantum dalam badan POM. Namun, sejumlah daerah di Aceh terdapat produk tersebut dan beredar di pasaran.

“Kita harap masyarakat agar teliti dalam membeli dan menggunakan produk kosmetik. Cek kemasan, cek izin edar, cek label dan cek kekadarluarsaan”, harap Zulkifli.

Rubrik:AcehNews

Komentar

Loading...