Walikota Sabang Diminta Terbikan Larangan Perayaan Tahun Baru

KBA one
A A A

Sabang - Jelang pergantian tahun baru masehi sabang dipadati oleh wisatawan yang dominan adalah wisatawan domestik, meningkatnya jumlah kunjungan ini di karenakan akhir tahun ini bertepatan dengan libur anak sekolah dan perguruan tinggi. Lazimnya akhir tahun masehi identik dengan kegiatan sekelompok orang yang merayakan detik-detik pergantian tahun baru secara hura-hura dan jauh dari nilai islam dan budaya aceh, kota sabang juga selalu tidak bisa lepas dengan kegiatan sejenis itu, yaitu berkumpulnya sekelompok orang pada tengah malam yang kemudian dilanjutkan dengan aktivitas membakar kembang api dan kegiatan hura-hura lainnya yang terkesan mengganggu kenyamanan publik dan melanggar norma-norma syariat islam.

Meskipun selalu dihimbau oleh pemerintah dan pemuka agama untuk tidak mengadakan kegiatan tsb namun tetap saja selalu kecolongan
Anehnya untuk tahun ini tidak ada atau belum ada himbauan apapun dari pihak terkait, sehingga publik merasa seperti ada pembiaran dan sikap tidak peduli.

Oleh karenanya saya Albina Arahman, ST, MT selaku wakil ketua komisi A dprk sabang yg menaungi persoalan keagamaan 'saya meminta walikota dan pihak terkait seperti MPU agar serius menegakkan syariat islam dikota sabang dengan melarang perbuatan merayakan tahun baru masehi yg bukan adat istiadat kita orang aceh dan melanggar norma syariat islam' desak Albina Arahman, ST, MT wakil ketua komisi A dprk sabang bidang pemerintahan dan agama.

'pihak terkait untuk segera serius terhadap persoalan yang selalu meresahkan masyarakat ini, minimal segera mengeluarkan himbauan,karena itu bentuk selemah-lemahnya iman adalah dengan menghimbau"

ujarnya "semua kita mendukung pariwisata namun selayaknya tidak kebablasan dan dalam kontrol kita semua agar tetap sesuai dengan nilai budaya kita"
"Saya rasa hal ini belum terlambat, karena puncak peringatan pergantian tahun masih beberapa hari lagi, mari berbuat sebelum terlambat, tak perlu saling menyalahkan karena ini tanggungjawab kita semua" harapnya.

Rubrik:News

Komentar

Loading...