Capacity Building DPD I Partai Golkar Aceh

TM Nurlif: Caleg Perempuan Jangan Hanya Jadi Pelengkap!

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, T M Nurlif
A A A

BANDA ACEH -  Dewan Pempinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh melaksanakan capacity building bertema, “Peluang dan Tantangan serta Eksistensi Caleg Perempuan Partai Golkar pada Pemilu 2019”, di Kantor DPD I, Sibun Sibreh, Kota Banda Aceh, Selasa (8/1/19).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Drs. H. T Muhammad Nurlif, dan Sekretaris, Syukri Rahmad serta peserta dari Caleg Perempuan Partai Golkar seluruh Aceh berjumlah 100 orang.

Sesuai jadwal, acara ini dilaksanakan selama dua hari, 8 hingga 9 Januari 2018. Dipusatkan di Kantor DPD I Partai Golkar Aceh, dengan enam pemateri dari internal parati dan akademisi.

Dalam sambutanya, T. M Nurlif menyambut baik acara ini. Dia mengaku sangat takjub sekaligus bahagia melihat, acara tersebut difasilitasi langsung oleh kaum perempuan DPD I Partai Golkar Aceh.”Biasanya, kaum laki- laki selalu mengapit kaum perempuan. Tapi, hari ini sudah berbalik, kaum perempuan mengapit kaum laki- laki. Itu sebabnya, kami semakin optimis, Caleg Perempuan Partai Golkar Aceh akan memenangi Pemilihan Legeslatif (Pileg) pada Pemeilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang,” ungkapnya.

Nurlif memaparkan, beberapa hari lalu, dia bersama jajaran DPD I Partai Golkar Aceh baru menyelesaikan lawatan di beberapa Kabupaten/Kota di wilayah Utara dan Timur, Aceh. Berdasarkan hasil konsolidasi di tingkat II, semakin membuat optimis, jika target perolehan kursi Pileg 2019 akan tercapai.

“Sambutan Caleg perempuan Partai Golkar di daerah sungguh luar biasa. Mereka berani memaparkan visi-misi mereka dalam merebut hati rakyat. Mereka juga berani memetakan di setiap Tempat Perhitungan Suara (TPS) akan memperoleh suara. Makanya, saya katakan, Caleg perempuan ini jangan hanya menjadi pelengkap, namun harus mampu menarik simpati masyarakat untuk merebut kursi,” harapnya.

Menurut Nurlif, kuata Caleg perempuan satu partai sebesar 30 persen. Untuk Partai Golkar, semua Caleg Perempuan terisi penuh ditingkat I dan II.  Itu sebabnya, dengan banyaknya Caleg perempuan yang telah ditetapkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, memberi harapan baru, bahwa Caleg perempuan Partai Golkar Aceh dapat meraih banyak kursi.

Apalagi, perkembangan suasana politik di lapangan terkait Pileg agak stabil. Semua pemberitaan di fokuskan pada Pemilihan Presiden (Pilpres). Ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi Caleg Partai Golkar untuk meraih kursi.

“Peluang kita adalah, tidak terlalu bersitengang dengan Caleg partai lain. Artinya, kita leluasa bergerak. Namun, tantangan kita adalah, bagaimana merebut hati rakyat untuk memilih kita sebagai Anggota DPR Aceh atau Anggota DPRK. Makanya, saya minta, semua Caleg harus bergerak mentyerap aspirasi warga, dan memperjuangkannya. Kalau anda menawarkan program yang baik pada warga, mereka pasti akan memilih kalian,” harpanya.

Selain itu, Nurlif melihat, peluang yang dimilik Caleg Partai Golkar Aceh sama dengan Caleg laki-laki. Itu terlihat, dari beberapa kali Pileg, Caleg perempuan Partai Golkar Aceh selalu mengirim kader ker DPRK maupun DPR Aceh. Pileg sebelumnya, Partai Golkar berhasil mengirim empat oarng Anggota DPR Aceh. Sementara, Caleg laki-laki hanya lima orang.

“Dengan kondisi dan perkembangan seperti ini, kita akan mampu meraih 14 kursi DPR Aceh, dan setiap Kabupaten dan Kota berhasil kita kirim sebagai pimpinan dewan. Sehingga, untuk Pilkada 2024, kita mampu mengusung kepala daerah sendiri, tanpa mengajak partai lain,” harapnya.

Kode:01
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...