KPK Janji

Penyidikan Kasus Korupsi Pesawat Garuda Rampung Tahun Ini

FOTO | detik.comJubir KPK
A A A

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata berjanji akan merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat PT Garuda Indonesia (Persero) tahun ini.

"Sebelum kami (pimpinan KPK jilid IV) selesai. Itu janji kami seperti itu, tapi ya makanya ini kasus berkembang terus," ujar Alexander usai menghadiri acara penyerahan aset rampasan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, dan Beneficial Owner Connaught International, Soetikno Soedarjo sebagai tersangka kasus dugaan suap pembelian pesawat dan mesin pesawat Airbus 330-300 milik PT Garuda Indonesia dari perusahaan mesin raksasa di dunia Rolls Royce.

Namun demikian, kedua tersangka tersebut belum dilakukan penahanan sejak ditetapkan sebagai tersangka pada ‎16 Januari 2017. ‎"Jadi, kalau penahanan itu kan ada batas maksimal 120 hari. Kalau kita tahan sekarang, sementara penyidik kami masih berupaya untuk lebih memperdalam kasus itu, dan diperkirakan engga selesai dalam waktu 120 hari, lepas dong," katanya.

Dalam perkara ini, Emirsyah diduga telah menerima suap dari perusahaan mesin Rolls Royce terkait dengan pengadaan mesin A330-300. Suap tersebut diberikan Rolls Royce kepada Emirsyah dalam bentuk uang dan barang melalui perantara Soetikno Soedarjo.

Sumber:okezone.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...