Personel Polda Aceh akhirnya memberikan police line pada ratusan karung berisi limbah hasil tambang yang diduga illegal di pelabuhan Tapaktuan, Kamis (25/2/2021). Personel kepolisian daerah Aceh tersebut tiba di lokasi pengemasan limbah hasil tambang sekitar pukul 17:00 WIB dan langsung memasang police line (garis polisi). “Maaf, saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, kami juga sedang proses pemeriksaan dan untuk informasi akan di informasikan oleh bagian humas kami,”katanya.

Breaking News

Aceh Tenggara Kembali Dilanda Banjir

Aceh Tenggara Kembali Dilanda Banjir

ACEH TENGGARA -Empat kecamatan di Aceh Tenggara kembali dilanda banjir yang diakibat hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir ini.

Akibat Hujan terus mengguyur Aceh Tenggara, sejak Rabu malam (23/12/20) sekitar jam 21: 30 Wib, di beberapa wilayah Aceh Tenggara, menyebabkan meluapnya Daerah Aliran Sungai (Das) yang berada di 4 (Empat) Kecamatan di antaranya di Kececamatan Lawe alas, Kecamatan Darul Hasanah, Kecamatan Ketambe dan Kecamatan Bambel.

Sehingga daerah tersebut mengakibatkan banjir sampai ke pemukiman penduduk dan pondok pesantren.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara Melalui Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Mohd Asbi, kepada mediaaceh. com mengatakan hujan yang mengguyur Aceh Tenggara mengakibatkan, tanggul jebol tepatnya di daerah wisata Pante Goyang.

"Dengan ketinggian air banjir mencapai 50 cm,"kata Mohd Asbi, Kamis (24/12/2020).

Berdasarkan data yang disampaikan oleh pihak BPBD banjir yang melanda Kecamatan Lawe alas meliputi Desa Pasir Bangun Pondok Pesantren Darul Ulum,
Kecamatan Darul Hasanah, Desa Mamas.

Kecamatan Ketambe, ada dua desa yakni Desa Penanggalan dan Desa Seldok, Kecamatan Bambel, Desa Bambel Gabungan.

SALIHAN BERUH