Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Breaking News

Angin Puting Beliung Terjang Pasar Sayur dan Rumah Warga

Angin Puting Beliung Terjang Pasar Sayur dan Rumah WargaIstimewa
.

BENER MERIAH – Angin puting beliung menerjang Pasar Sayur Bale Atu Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (27/1/2021), sekira pukul 17:00 WIB.

Akibatnya, sebanyak sembilan unit los pasar sayur di Pusat Pasar sayur yang berada di Kampung Bale Atu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah mengalami kerusakan di bagian teras depannya.

Selain itu, sebanyak lima unit rumah warga sekitar juga menjadi amukan angin puting beliung tersebut. Bahkan merusak pagar kolam pancing milik Alam.

Plt Kalak BPBD Bener Meriah Safriadi menyampaikan, selain sembilan unit los pasar sayur dan enam rumah warga mengalami kerusakan dibagian atap terasnya.

Namun, satu unit rumah milik Ongong yang dihuni keluarga M Saleh yang berkontruksi semi permanen mengalami rusak parah dan turut merusak satu unit mobil jenis sedan.

Safriadi memaparkan, masing-masing pemilik los dan rumah tersebut diantaranya, M Salim, Ida, Adi Guntur, M Surahman tiga unit, Muksin, Miko dua unit, Mawar, Misdiana R, Abadi R, Srimurni dua unit.

"Kiita akan segera menyalurkan bantuan masa panik, untuk itu kita lakukan pendataan nanti atau besok baru kita serahkan bantuan tersebut," kata Safriadi.

Menurut penuturan Ainun Mardiah yang menghuni rumah Ongong, saat kejaian dia sedang memasak dan dia melihat angin kencang dan merusak atap los pasar dan tiba-tiba angin puting beliung mengarah keruang yang dihuninya.

“Saya lagi masak nasi lalu keluar dan melihat kok seng habis berterbangan kerumah saya, lalu saya ambil kain dan gendong anak lalu lari cepat dibawah seng yang terbang hampir kenak kesaya," katanya.

Saat kejadian, dia bersama anaknya berada di rumah. Dari pantauan media ini, pasca kejadian, Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi didampingi, Istri, Kepala Dinas Perdagangan Sayutiman dan Kabag Humas Hasimy langsung meninjau lokasi.