Personel Polda Aceh akhirnya memberikan police line pada ratusan karung berisi limbah hasil tambang yang diduga illegal di pelabuhan Tapaktuan, Kamis (25/2/2021). Personel kepolisian daerah Aceh tersebut tiba di lokasi pengemasan limbah hasil tambang sekitar pukul 17:00 WIB dan langsung memasang police line (garis polisi). “Maaf, saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, kami juga sedang proses pemeriksaan dan untuk informasi akan di informasikan oleh bagian humas kami,”katanya.

Breaking News

Bupati Agara Lantik PAW Komisioner KIP Periode 2019-2024

Bupati Agara Lantik PAW Komisioner KIP Periode 2019-2024

ACEH TENGGARA - Bupati Aceh Tenggara (Agara), H Raidin Pinim melantik dua orang Pengganti Antar Waktu (PAW) Komisioner Komisi Indefenden Pemilihan (KIP) Agara di Oproom Pemkab setempat Jum'at (8/1/2021).

Dalam  Pelantikan ini, sekaligus melengkapi lima susunan keanggotaan komisoner KIP Aceh Tenggara, yang sempat mengambang akibat pemberhentian dua anggota KIP oleh Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) karena melanggar kode etik pemilu.

Dalam hal ini, dua komisioner Pengganti Antar Waktu KIP priode 2019-2024 yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Raidin Pinim menindaklanjuti SK Ketua KIP Pusat Nomor 649/SDM.14-Kpt/05/KPU/XII/2020 yakni, Sufriadi dan Muhammaddin (Pelor), menggantikan dua komisioner KIP sebelumnya, Hasrunsyah Putra dan Prasetya Andhika Syahputra.

Bupati Raidin Pinim mengatakan, setiap Komisioner KIP selaku penyelenggara Pemilihan, telah diikat dalam suatu tatanan etika yang sangat ketat, bahkan mungkin dari sekian banyak lembaga negara yang ada di Republik ini, lembaga Penyelenggara Pemilu (KPU/KIP dan BAWASLU), termasuk lembaga yang paling maju penegakan kode etiknya di samping Lembaga KPK.

"Karena itu, amanah dan kepercayaan yang telah diberikan, harus diiringi dengan tanggung jawab yang tinggi terutama kepada Allah SWT,masyarakat luas dan negara ,terutama  untuk melayani setiap warga negara dalam menyalurkan hak, baik dipilih maupun memilih," kata Raidim.

Oleh sebab itu, dalam penyelenggara Pemilu, komisoner KIP beserta seluruh jajaran yang menjadi penyelanggara pesta demokrasi,harus menjaga etika dan prilaku.

"Pada umum nya, dalam melaksanakan tugas yang diamanahkan, karena menjadi sebagai penyelenggara pemilu konskeuensinya harus siap dipantau,dikiritisi, dicaci, dan disanjung oleh masyarakat,"pungkasnya.

Dalam Pelantikan Antar Waktu (PAW) KIP tersebut turut hadir para unsur Forkopimda Asisten I Setdakab , Ketua Komisi A DPRK Aceh Tenggara, Komisioner KIP , Ketua Bawaslu Aceh Tenggara dan undangan lainnya.

SALIHAN BERUH