Personel Polda Aceh akhirnya memberikan police line pada ratusan karung berisi limbah hasil tambang yang diduga illegal di pelabuhan Tapaktuan, Kamis (25/2/2021). Personel kepolisian daerah Aceh tersebut tiba di lokasi pengemasan limbah hasil tambang sekitar pukul 17:00 WIB dan langsung memasang police line (garis polisi). “Maaf, saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, kami juga sedang proses pemeriksaan dan untuk informasi akan di informasikan oleh bagian humas kami,”katanya.

Breaking News

Dinsos Aceh Tenggara Ingatkan e-Warung

Dinsos Aceh Tenggara Ingatkan e-Warung
drh. Putri Muswira

ACEH TENGGARA -- Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara mengimbau kepada e-warung untuk tidak melakukan pengurangan bahan pokok (sembako) kepada para penerima bantuan pangan non tunai. E-warung merupakan warung yang menyalurkan bantuan pangan non tunai (BPNT).

"Jangan ada lagi pengurangan bahan pokok sembako yang telah di tentukan," kata Kadis Sosial Aceh Tenggara melalui Kabid Fakir Miskin, drh Putri Muswira, Senin (16/3/2020) kepada wartawan di ruang kerjanya.

Peringatan kepada e-warung oleh dinas sosial Aceh Tenggara, memang tidak berlebihan, sebab beberapa waku yang lalu pihanya menerima informasi tak elok tersebut dari masyarakat.

Dinsos, kata Putri menerima pengaduan masyarakat yaitu penerima bantuan( KPM), saat penyaluran pada bulan Januari- Februari, adanya pengurangan jenis bahan sembako yang di salurkan oleh salah satu e- Warung yang ada di Kecamatan Babussalam.

"Adanya pengurangan sembako dalam penyaluran tersebut, Dinas sosial tidak pernah menyuruh/ mengintruksikan kepada e- warung untuk mengurangi jatah KPM, karena sistem penyediaan barang sudah ada kesepakatan bersama dengan instansi yang di tentukan," jelas Putri.

Namun Putri tidak menampik, ada salah satu e- Warung yang mengurangi jenis penyaluran sembako tersebut kepada KPM.n "Terkait dengan hal itu, kami cepat menindak lanjuti dan konfirmasi ke pihak e-Warung, untuk memastikan kebenaran laporan KPM tersebut," katanya.

Salah satu warung tersebut memang mengakui saat di konfirmasi Dinas Sosial, adanya pengurangan sembako tersebut seperti telor dan sayur mayur, namun hal ini, akan di salurkan lagi pada bulan maret mendatang, kepada KPM yang masih kurang jatahnya.

"Kalau ada, e- warung yang mengurangi sembako yang telah di tentukan, bagi KPM secepatnya, di sampaikan kepada kami, agar menyurati e-warung tersebut ke BRI- karna dalam penunjukan e-warung, sudah ada kerjasama dengan Pihak BRi, agar e-warung yang nakal di putus kerjasamanya. Pada bulan maret ini, ada kenaikan bantuan kepada KPM, sebesar Rp.50.000, dari sebelum nya pada bulan Januari dan februari sebesar Rp150.000 menjadi Rp200.000. perbulan," terang Putri.

Rubrik:Aceh