Breaking News

dr Hanif:

Hasil Swab Keluarga Irwandi Yusuf Belum Keluar

Hasil Swab Keluarga Irwandi Yusuf Belum KeluarIstimewa
Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif

BANDA ACEH - Keluarga mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dikabarkan positif COVID-19 setelah dilakukan uji swab dengan metode RT PCR, Rabu (5/8/2020). Informasi ini diperoleh dari postingan akun Facebook Irwandi TeungkuAgam Yusuf tiga jam yang lalu, postigan ini sudah dibagikan sebanyak 46 kali saat dilihat oleh tim redaksi acehimage.com dengan puluhan komentar.

Namun, direktur RSUDZA Azharuddin yang dikonfirmasi oleh acehimage.com via pesan WhatsApp mengatakan hasil swab keluarga mantan Gubernur Aceh ini baru keluar sore nanti.

"Nanti sore mungkin baru akan keluar hasilnya,"kata Azharuddin.

Sebelumnya, Konfirmasi dengan Kadis Kesehatan Aceh dr Hanif menyebutkan hingga saat ini belum keluar hasil swab.

"Belum," demikian menjawab acehimage.com singkat, Namun sejumlah media mulai memberitakan ikhwal tersebut. Bahkan laman media sosial banyak yang membagikan postingan akun Facebook Irwandi TeungkuAgam Yusuf.

Sementara Istri Irwandi Yusuf, Darwati A Gani belum memberikan penjelasan.

Berikut Postingan lengkap yang dikutip redaksi acehimage.com dari akun Facebook Irwandi TeungkuAgam Yusuf

CORONA DI RUMAH SAYA (Lanjutan)
Semoga Allah memberi ketabahan bagi keluarga kami dan Rakyat Aceh

Setelah satu orang penghuni rumah Jalan Salam No. 18 Lamprit tertular Corona, dua hari lalu semua orang yang ada di rumah Lamprit melakasanakan Uji Corona dengan metode RT PCR. Hari ini telah keluar hasil bahwa seluruh anggota keluarga saya di rumah Lamprit dinyatakan POSITIF Corona, tetapi tidak memperlihatkan gejala (asymptomatic) alias tidak ada gejala sakit.

Kami dibuat pusing oleh kejadian ini karena sewaktu Idul Adha minggu lalu semuanya pulang ke Bireuen dan kemungkinan menularkan virus kepada orang2 yang ada dan berkontak disana. Dan mungkin keluarga di Bireuen menularkan lagi kepada orang lain lagi. Oleh karena itu, kami harus melakukan Uji Corona terhadap keluarga di Bireuen sesegera mungkin.

New Corona (Corona penyebab Covid-19) bersifat sangat mudah menular walau tidak fatal terhadap orang berusia di bawah usia 60 tahun, kecuali jika telah ada penyakit lain yang dideritanya. Kelompok morbid (yang kemungkinan besar akan sakit setelah tertular) adalah kelompok usia di atas 60 tahun terlebih lagi jika sebelumnya sudah ada penyakit lain.

Covid-19 bukan penyakit aib seperti Syphillis, Gonorrhra, Herpes simplex, AIDS dan lain2 penyakit yang berkaitan dengan moral. Jadi tidak usah perlu malu mengumumkan bahwa kita positif ada corona ditubuh kita yang dapat hinggap juga ke tubuh orang lain agar orang lain juga bisa menjaga jarak dengan kita. Adalah tanggung jawab moral kita untuk memberitahu khalayak agar jangan mendekat dulu. Juga untuk memberitahukan bahwa New Corona memang ada dan nyata. Bukan hoax. Bahwa Corona mudah menular.

Saya bicara atas dasar ilmu yang saya miliki. Saya adalah sarjana yang disumpah. Saya berkepentingan agar rakyat Aceh selamat. Bahwa New Corona dapat menimpa siapa saja. Tak terkecuali pejabat atau ulama.

Allah mencontohkan atas keluarga saya yang kami pikir sudah sangat ketat menjalankan protokoler Covid-19, tapi kami lalai dalam menjamin kedisiplinan salah satu anggota keluarga. Bahkan Ibu Darwati aktif melibatkan diri membantu warga agar terhindar dari New Corona.

Sudah berusah tapi gagal juga, bahkan 100% kena. Itulah takdir. Qadarullah.

Jangan tunggu sampai New Corona menyerang keluarga Anda. Ikuti seruan pemerintah.

Wassalam

Rubrik:Aceh
Sumber:acehimage.com