Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Breaking News

Hampir Dua Tahun

Ibu di Majalengka Jadikan Anak Kandung Budak Seks

Ibu di Majalengka Jadikan Anak Kandung Budak Seksdetik.com
Polisi menangkap ibu yang menjual anaknya ke pria hidung belang di Majalengka.

MAJALENGKA - TA (45) libatkan anak kandungnya, inisial Y (25), melakoni prostitusi online di Kabupaten Majalengka. Wanita muda itu hampir dua tahun dijadikan budak seks oleh sang ibu.

Tersangka TA hanya bisa tertunduk dan diam saat dihadirkan di Mapolres Majalengka, Senin (5/4/2021). "Sudah hampir dua tahun," kata TA saat ditanya polisi.

Kepada polisi, TA menawarkan jasa layanan seks kepada pria hidung belang. Selain anaknya, TA menjual sejumlah wanita muda lainnya.

Transaksi seks itu berlangsung melalui WhatsApp. TA mengirimkan foto-foto wanita kepada konsumennya.

Selama menjalani bisnis prostitusi online, TA sengaja menyewakan satu kamar khusus di rumahnya, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka. TA mengaku sering ditegur sang suami soal praktik prostitusi tersebut.

"Suami tahu, karena tinggal satu rumah. Saya sudah diingatkan suami, tapi saya ngeyel," tutur TA.

Ada empat wanita lainnya yang gabung dengan TA. Untuk sekali kencan, sang muncikari itu mematok tarif mulai dari Rp 400 hingga Rp 500 ribu.

"Tersangka ini menawarkan perempuan secara daring dengan mengirimkan foto kepada pelanggan," kata Kasatreskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan.