Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Breaking News

Korban Puting Beliung Terima Bantuan Masa Panik dari Pemko

Korban Puting Beliung Terima Bantuan Masa Panik dari PemkoHUMAS PEMKO BANDA ACEH
Sebanyak enam Kepala Keluarga (KK) korban puting beliung di Gampong Punge Ujong Kecamatan Meuraxa menerima bantuan masa panik dari Pemko Banda Aceh.

BANDA ACEH - Sebanyak enam Kepala Keluarga (KK) korban puting beliung di Gampong Punge Ujong Kecamatan Meuraxa menerima bantuan masa panik dari Pemko Banda Aceh.

Bantuan berupa barang pokok yang terdiri dari 9 item diserahkan langsung Wakil Wali Kota, Banda Aceh Zainal Arifin secara simbolis kepada korban, Sabtu (18/7/2020) di Dusun Nurul Iman Gampong Punge Ujong.

Penyerahan bantuan ini disaksikan langsung Keuchik Punge Ujong, Ali Akbar dan warga gampong.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota, Kalaksa BPBD Kota Banda Aceh Rizal Abdillah, Camat Meuraxa Ardiansyah dan para pejabat jajaran Dinas Sosial Kota Banda Aceh.

Bantuan yang diserahkan Wakil Wali Kota terdiri dari beras, minyak makan, mie instan, air mineral, ikan kaleng, gula pasir, kecap, teh celup dan biskuit.

Sosok yang akrab disapa Chek Zainal ini berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang baru saja diuji dengan bencana puting beliung.

Kata Wakil Wali Kota, ia langsung ditugaskan Wali Kota Aminullah untuk menyerahkan bantuan masa panik tersebut karena sangat dibutuhkan warga yang menjadi korban.

“Ini bantuan masa panik berupa barang pokok, mudah-mudahan nanti ada bantuan lainnya yang bisa kita persiapkan, tentunya sesuai dengan prosedur yang ada. Kalau tanggap darurat ada prosedurnya, dan kalau ada yang termasuk kelompok duafa atau fakir juga ada aturannya. Insya Allah kami akan berupaya meringankan beban dari Bapak-bapak dan Ibu-ibu,” kata Chek Zainal.

Dalam kesempatan ini, Wakil Wali Kota juga menyampaikan nasehat kepada para korban. Katanya ketika Allah SWT menurunkan bencana bukan berarti tidak sayang kepada hamba-Nya.

“Saat ini kita sedang diuji dengan pandemi Covid-19. Mungkin saja puting beliung ini ujian tambahan dari Allah SWT untuk menguatkan keimanan kita. Allah pasti tahu ujian tambahan itu diberikan kepada hamba-Nya yang mampu menjalaninya,” kata Wakil Wakil Wali Kota.

”Dengan ujian tersebut semoga kita bisa mengambil hikmah dan lebih bersyukur kepada Allah. Lain syakartum laazidannakum wa laing kafartum inna azabi lasyadid,” kata Chek Zainal mengutip Surat Ibrahim Ayat 7.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, sebanyak 6 rumah warga di Punge Ujong menjadi korban puting beliung yang melanda desa tersebut pada Jumat Sore.

Dampak dari bencana tersebut, 2 rumah mengalami rusak berat dan 4 lainnya mengalami rusak ringan.

Kata Keuchik Ali Akbar, rumah warga yang mengalami rusak ringan sudah diperbaiki dari partisipasi masyarakat setempat. Sementara itu, dari pemerintah gampong juga menyediakan bantuan tanggap darurat.

Atas bantuan masa panik dari Pemko, ia menyampaikan apresiasi dan terimakasih.

Katanya bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang pemerintah kota kepada warganya yang sedang tertimpa musibah.