Mantan Ketua Umum Persiraja, Asri Sulaiman, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 29 November 2021 episode 29 Tahun ke II dengan tema: Gagal Mentas Di PORA, Sepak Bola Banda Aceh Semakin Terpuruk, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Breaking News

Gelar Parade Militer

Korut Pamer Rudal Balistik Bawah Air

Korut Pamer Rudal Balistik Bawah AirAP
Korut pamer rudal balistik yang bisa diluncurkan dari bawah air terbaru.

JAKARTA - Korea Utara memamerkan rudal balistik yang diluncurkan kapal selam (SLBM) terbarunya dalam parade militer yang diselenggarakan pada Kamis (14/1) malam. Pemimpin tertinggi Kim Jong-un yang mengenakan mantel kulit dan topi berbulu tampak tersenyum dan melambaikan tangan saat Parade militer di Lapangan Kim Il Sung, Pyongyang.

Foto yang dirilis media pemerintah, KCNA menampakkan barisan tentara yang berbasis serta berbagai persenjataan, termasuk tank dan peluncur roket.

Dalam parade tersebut militer Korut juga memamerkan rudal balistik jarak pendek baru dan rudal kapal selam yang diangkut truk ke alun-alun.

"Senjata paling kuat di dunia, rudal balistik peluncuran kapal selam, memasuki alun-alun satu demi satu, dengan kuat menunjukkan kekuatan angkatan bersenjata revolusioner," tulis KCNA dalam laporannya .

Mengutip Reuters, parade militer kali ini mengakhiri prediksi analis yang menyebut jika Korut tengah berusaha mengembangkan kapal selam operasional untuk membawa rudal.

Pyongyang disebut melakukan uji coba beberapa rudal balistik yang diluncurkan dari bawah air.

Foto-foto yang dirilis menunjukkan setidaknya empat buah rudal yang diberi label Pukguksong-5, berpotensi menandai peningkatan performa Pukguksong-4 yang dipamerkan dalam parade serupa pada Oktober lalu.

Namun berbeda dengan parade militer pada Oktober lalu, kali ini Korut tidak pamer rudal balistik antarbenua (ICBM) terbesar miliknya.

Departemen Pertahanan AS menolak berkomentar atas kemunculan rudal buatan Korut ini. Aksi pamer rudal terbaru ini dilakukan dalam waktu kurang dari sepekan jelang pelantikan presiden AS terpilih Joe Biden.

Profesor Universitas Ewha, Seoul Leif-Eric Easly mengatakan jika pawai militer kali ini tidak dimaksudkan sebagai upaya provokasi, tetapi sebagai tanda prioritas Pyongyang yang mengkhawatirkan di tengah pandemi global.

"Perekonomian sangat tegang akibat pandemi dengan ditutupnya perbatasan, salah satu kebijakan dan sanksi internasional. Terlepa atau mungkin karena ini, Kim Jong-un merasa perlu untuk mengabdikan sumber daya yang langka untuk tampilan politik-militer mereka," ucapnya.

Parade militer kali ini dilakukan hanya berselang beberapa hari usai Kongres Partai Buruh yang memilih Kim sebagai Sekretaris Jenderal. Pemilihannya itu kian memperkuat posisi dan kekuasaan Kim di Korea Utara.