Presiden Duta Central Revolusi Rakyat (DCRR), Sufaini Usman Syekhy (Tgk Syekhy) kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 5 Desember 2022 episode ke 31 Tahun ke 3 dengan tema: Mimpi Aceh Merdeka Mulai Dilupakan Petinggi GAM? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Jelang Hadapi Persib Bandung

Pemain Persija Jakarta Diangkut Barracuda

Pemain Persija Jakarta Diangkut Barracudaokezone.com
Penampakan Barracuda, kendaraan yang kerap digunakan pemain-pemain Liga Indonesia saat mengarungi pertandingan besar

MEDIAACEH.COM - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, sangat menyayangkan momen ketika seluruh personel Persija Jakarta diangkut menggunakan kendaraan lapis baja atau barracuda saat hendak bertemu Persib Bandung. Ia mengatakan hal seperti ini tidak seharusnya terjadi, mengingat sepakbola sudah sangat modern saat ini.

Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta sedianya dilangsungkan pada Minggu, 2 Oktober 2022 malam WIB. Namun, pertandingan akhirnya batal digelar imbas kerusuhan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam WIB.

Sebelum tragedi di Stadion Kanjuruhan terjadi, Thomas Doll berbicara dalam jumpa pers menjelang laga Persib Bandung vs Persija Jakarta pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam WIB. Thomas Doll mengaku kaget dengan penggunaan kendaraan lapis baja untuk mengantar pemain dan pelatih.

Thomas Doll yang sering merasakan panasnya atmosfer derby sedih melihat hal tersebut. Menurutnya, hal seperti ini seharusnya tidak perlu dilakukan. Sebab, sejatinya penonton datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan.

“Saya tahu, saya memainkan banyak pertandingan derby. Saya bermain di Roma, Dortmund, Schalke, Hamburg dan tempat lainnya di Eropa. Tapi, saya tidak pernah datang memakai Tank ke stadion,” kata Thomas Doll dalam jumpa pers jelang laga, dikutip pada Senin (3/10/2022).

“Ketika saya pertama kali mendengar hal itu (memakai kendaraan lapis baja ke stadion), itu membuat saya sangat sedih. Saya kecewa, karena semua orang di sini menyukai sepakbola, ingin melihat tim kesayangannya bermain. Keluarga datang ke stadion, anak-anak juga,” sambungnya.

“Kita harus merepresentasikan sepakbola Indonesia. Mereka (orang luar negeri) melihat kami pergi ke stadion dengan Baracuda di tahun 2022, ini memalukan,” tambah Thomas Doll.

“Saya menyukai suporter, di mana pun saya bermain dan melatih. Saya tahu betapa pentingnya pertandingan derby. Tetapi, saya juga tahu betapa pentingnya semua orang kembali ke rumah dengan selamat dan sehat,” tambahnya lagi.

Karena itu, pelatih Persija Jakarta ini mempunyai pesan penting untuk sepakbola Indonesia di masa depan. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan hal-hal yang mengancam keamanan siapa pun tidak boleh terjadi lagi.

“Sama halnya ketika Persib ke Jakarta, jadi tidak berlaku hanya hari ini saja di Bandung. Ini memang bukan pertandingan biasa, tetapi kita harus menanganinya dengan baik,” ujar Thomas Doll.

“Saya 56 tahun. Dan besok saya tidak tahu apakah saya akan duduk dalam Tank. Tidak ada perang di sini, banyak orang menertawakan ini. Normalnya, saya berdiri di pinggir lapangan untuk memberikan instruksi, tetapi di saat bersamaan ada benda asing yang dilempar dari tribun. Hal semacam ini tidak boleh terjadi. Di masa depan, mereka harus memikirkan hal ini,” tegas eks pelatih Borussia Dortmund ini.

Masukan dari pelatih sekelas Thomas Doll, seharusnya dapat menjadi edukasi bagi suporter, PSSI dan pihak terkait lainnya. Benar kata Thomas Doll, sepakbola itu untuk hiburan, bukan malah untuk hal-hal yang merugikan.[]

Rubrik:Headline, Sport