Presiden Duta Central Revolusi Rakyat (DCRR), Sufaini Usman Syekhy (Tgk Syekhy) kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 5 Desember 2022 episode ke 31 Tahun ke 3 dengan tema: Mimpi Aceh Merdeka Mulai Dilupakan Petinggi GAM? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Gunakan Foto Profil Mantan Wakil Bupati Bener Meriah,

Penipu Perdayai Korban

Penipu Perdayai KorbanFor mediaaceh.com
screenshot

MEDIAACEH.COM - Modus penipuan dengan berbagai dalih memakai akun media sosial semakin marak. Entah apa yang terbesit dalam benak pelaku hingga tega membuat akun baru menggunakan data orang lain untuk melancarkan aksinya.

Tentu hal tersebut sangat merugikan beberapa pihak. Entah itu pihak yang menjadi korban secara moril maupun pihak yang menjadi korban secara materiil.

Seperti yang dialami mantan Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami. Ia mengaku sempat kaget ketika salah satu korban menginformasikan kepadanya bahwa dirinya meminta uang melalui pesan messenger Facebook.

"Saya baru tau setelah ditanyakan langsung salah seorang korban bahwa ada akun Facebook atas nama Ama Dailami yang mengunakan poto saya sebagai profilnya meminta-minta uang," kata Dailami kepada media ini. Rabu, 14 September 2022 melalui telepon selulernya.

20220914-img-20220914-wa0003

Bahkan, menurut Dailami, salah satu korban sempat mengirimkan uang sebanyak Rp3,5 juta rupiah kepada penipu tersebut.

"Korban baru menyadari bahwa dirinya telah tertipu setelah ia mengirimkan uang, dan messenger atas nama Ama Dailami itu saat dihubungin tidak aktif lagi," ujar Dailami.

Modus penipu itu dalam memperdaya korban dengan mengaku dapat mengurus masuk TNI, Polri, Pegawai bahkan paket proyek penunjukan langsung (PL). Jelas Dailami.

Melalui media ini, mantan Wakil Bupati Bener Meriah itu menegaskan bahasa akun FB  itu bukan miliknya dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai tipu muslihat penipu itu.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mempercayai modus meminta uang melalui medsos dengan dalih apapun. Sebab itu adalah perbuatan orang tidak bertanggung jawab," pinta Dailami.

Rubrik:Headline, Aceh