Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Perdana di Aceh, Sembilan Siswa Mampu Tamat SMA Hanya Dalam Waktu Dua Tahun, Lulus SNMPTN

Perdana di Aceh, Sembilan Siswa Mampu Tamat SMA Hanya Dalam Waktu Dua Tahun, Lulus SNMPTNFor mediaaceh.com
Kepala SMA Negeri 1 Lhokseumawe, Nurasmah SPd MPd memantau sembilan siswanya yang dipastikan lulus dalam waktu dua tahun, saat membaca di perpustakaan sekolah setempat, Selasa (23/3/2021).

LHOKSEUMAWE - Untuk Provinsi Aceh, sampai saat ini baru dua SMA yang sudah menerapkan pola pembelajaran dengan Sistem Kredit Semester (SKS).

Dua sekolah tersebut adalah SMA Negeri 1 Lhokseumawe dan SMA Negeri 1 Bireuen.

Dengan pola pembelajaran SKS, maka berpeluang bagi siswa yang memang memiliki kemampuan lebih dibidang akademik, bisa tamat SMA hanya dalam waktu dua tahun, tidak perlu sampai tiga tahun.

Kepala SMA Negeri 1 Lhokseumawe, Nurasmah SPd MPd, Rabu (23/3/2021), menjelaskan, penerapan pola SKS dasarnya sudah dimulai di sekolah dipimpinnya sejak tahun 2017.

Namun siswa angkatan 2017 dan tahun 2018, tidak ada yang bisa diproyeksi untuk lulus dua tahun.

"Tahapan untuk melihat seorang siswa bisa diproyeksi tamat dua tahun, berdasarkan hasil proses belajar dalam tiga bulan pertama, yakni memiliki nilai amat baik pada 10 mata pelajaran wajib," katanya.

Baru pada angkatan tahun 2019, pihaknya bisa memproyeksi pada sembilan siswa.

Enam siswa jurusan IPA dan tiga siswa jurusan IPS.

Maka, bagi siswa yang masuk proyeksi tamat dua tahun, harus juga mengikuti proses pembelajaran secara mandiri.

Sehingga pada tahun pertama pembelajaran, bagi siswa yang masuk proyeksi, bisa menyelesaikan satu semester dalamnjangka waktu empat bulan.

"Artinya, pada tahun pertama, siswa yang masuk proyeksi tamat dua tahun, bisa menyelesiakan tiga semester," katanya.

Pada tahun kedua, para siswa yang masuk proyeksi tamat dua tahun, hanya menyelesaikan satu semester dalam waktu tiga bulan.

"Namun saja, saat sudah memasuki semester lima, maka para siswa yang proyeksi tamat dua tahun, langsung akan ditarik untuk masuk ke kelas tiga. Jadi pas, hanya butuh waktu dua tahun masa belajar mereka, untuk tamat di tingkat SMA," katanya.

Jadi, lanjut Nurasmah, pada tahun ini, merupakan tahun perdana ada sembilan siswa di SMA Neheri 1 Lhokseumawe yang mampu menamatkan SMA dalam dua tahun.

Hebatnya lagi, kesembilan siswa tersebut dinyatakan lulus untuk kuliah di berbagai kampus di Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

"Ini membuktikan kalau para siswa yang kita proyeksi lulus dua tahun, memang mampu belajar dengan baik. Bahkan mereka mampu masuk ke perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN," pungkas Nurasmah.

Berikut rincian sembilan siswa proyeksi tamat dua tahun dan lulus SNMPTN di SMA Negeri1 Lhokseumawe:

1. Dina Muthi'ah ke Universitas Pendidikan Indonesia (Pendidikan Matematika).

2. Haezah Syarafina ke Universitas Malikussaleh Lhokseumawe (Pendidikan Dokter).

3. Arif Kurniawan ke Universitas Syiah Kuala (Akuntansi).

4. Luthfi Baihaqi Riziq ke Universitas Gadjah Mada (Filsafat).

5. Risna Shafira Yani Harahap ke Universitas Syiah Kuala (Pendidikan Dokter).

6. Nada Alchaira ke Universitas Syiah Kuala (Manajemen).

7. Yasmin Atikah Salwa ke Universitas Syah Kuala (Ilmu Komunikasi).

8. Afifa Cheirina ke Universitas Syiah Kuala (Teknik Pertambangan).

9. Cut Zuhra Magfirah ke Universitas Malikussaleh Lhokseumawe (Pendidikan Dokter).