Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Breaking News

Plt Kadis Pertanian Agara Ancam Cabut Izin Bagi Distributor Nakal

Plt Kadis Pertanian Agara Ancam Cabut Izin Bagi Distributor Nakal

ACEH TENGGARA - Plt Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), H Guntur mengatakan bila ada distributor pupuk urea dan petro yang bersubsidi ‘nakal’ akan dicabut izinnya.

Bahkan Guntur meminta Komisi Pengawasan Pupuk Pestisida (KP3) benar-benar teliti mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi. Pasalnya, pupuk selalu menjadi masalah krusial dalam usaha tani.

“Pada Umum Nya, Seringkali Terjadi kelangkaan dan harga eceran tertinggi (HET) tak sesuai menjadi momok menakutkan petani menjelang musim tanam. Karenanya, pengawasan harus terus diintensifkan agar pupuk subsidi tepat sasaran dan tepat waktu,” ujar Guntur, Rabu (24/2/2021).

Dari Pihak Dinas Pertanian bersama KP3 yang diketuai oleh Sekda, Kajari, Dandim, Kapolres, Disperindag, salah satu tugasnya mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi tersebut.

Oleh Karena itu, dirincikan, HET urea bersubsidi Rp112.500, persak dari pemerintah belum termasuk ongkos dari gudang ke kios.

“Rp2 ribu hingga Rp 3 ribu persak didapatkan keuntungan oleh distributor hal yang wajar,” ucapnya.

Guntur menyebutkan, membidangi urea ada lima distributor dan petro ada dua distributor.

“Dalam Setiap distributor membawahi tiga kecamatan dalam penyaluran pupuk tersebut, namun ada satu orang  distributor di Agara membawahi lima kecamatan,” jelasnya.

“Aceh tenggara hanya mendapatkan jatah pupuk urea tahun 2021 ini sebanyak 6.073 ton sedangkan pupuk petro sebanyak 2400 ton, Agara meliputi 16 kecamatan dan jumlah desa secara keseluruhan 385 desa,"

“Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada laporan dari petani bahwa distributor bermain-main dalam penyaluran pupuk tersebut,”demikian kata H Guntur.

SALIHAN BERUH