Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal menjadi narasumber peHTem edisi Senin 17 Mei 2021 Episode 39 dengan Tema: Benarkah Nasabah Bank Syariah Indonesia Di Aceh Terjajah? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Breaking News

Polda Aceh Tetapkan Dua Tersangka Penjualan Orang Utan

Polda Aceh Tetapkan Dua Tersangka Penjualan Orang UtanDoc. Polda Aceh
Orang Utan yang berhasil diselamatkan

BANDA ACEH - Ditreskrimsus Polda Aceh melalui Subdit IV Tipidter berhasil mengungkap dan mengamankan empat orang yang diduga melakukan tindak pidana konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya dengan melakukan jual beli seekor orang utan Sumatera (pongo abelin), Sabtu (13/2/2021).

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Wahyu Widada, MPhil, didampingi Dirreskrimsus Kombes Pol Margiyanta dan Kabid Humas Kombes Pol Winardy SH SIK MSi mengatakan, dari empat orang yang diduga melakukan tindak pidana penjualan satwa dilindungi orang utan Sumatera itu, dua diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Sedangkan dua orang lainnya masih dilakukan pendalaman pemeriksaan untuk diketahui perannya masing-masing," katanya.

Sementara dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing berinisial M (44) warga Lhoksukon, Aceh Utara dan A (52) warga Sumatera Utara.

Sementara Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy SH SIK MSi menyampaikan pengungkapan penjualan satwa langka itu diawali oleh peran personel Ditreskrimsus yang melakukan undercover pembelian satwa langka di Aceh Tamiang pada Rabu (10/2/21) sekira pukul 21.30 wib.

Kemudian berdasarkan fakta dilapangan diduga pemilik satwa langka orang utan itu adalah AAN (45) warga Sumatera Utara dan telah melarikan diri.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa satu ekor orang utan Sumatera dan sudah dititipkan ke BKSDA Aceh untuk direhabilitasi ke Sibolangit, Sumatera Utara, karena menurut dokter hewan orang utan itu menderita sakit dan stres.

"Sementara untuk para tersangka dalam tindak pidana ini telah melanggar UU No. 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya,"katanya.