Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 1 November 2021 episode 21 Tahun ke II dengan tema: KPK Kembali ke Aceh, Siapa Terjerat Korupsi? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Breaking News

Kondisi Anak Akidi Tio Disebut Drop

Rumah Didatangi Ambulans

Rumah Didatangi AmbulansCNN Indonesia
Ambulans Dinkes Sumsel merapat ke rumah anak bungsu Akidi Tio, Heriyanty di Kota Palembang, Selasa (3/8). Baca artikel CNN Indonesia "Kondisi Anak Akidi Tio Disebut Drop, Rumah Didatangi Ambulans" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210803155205-20-675838/kondisi-anak-akidi-tio-disebut-drop-rumah-didatangi-ambulans. Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

JAKARTA - Kediaman anak bungsu Akidi Tio, Heriyanty di daerah Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan, didatangi ambulans sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lapangan, mobil ambulans berwarna abu-abu milik Dinas Kesehatan Sumsel mendatangi kediaman Heriyanty.

Petugas kesehatan masuk ke dalam rumah ditemani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel yang telah berjaga di rumah itu semalaman.

Tak lama dari petugas masuk, suami Heriyanty, Rudi Sutandi tiba di rumah dengan membawa tabung oksigen dan bergegas masuk ke dalam rumah.

Salah satu petugas kesehatan yang mendatangi rumah Heriyanty menyebut kedatangannya atas permintaan tuan rumah. Kondisi kesehatan Heriyanty disebut drop.

"Iya (ambulans) ke sini permintaan dari sini (nunjuk ke rumah). Kondisinya ngedrop," kata petugas yang enggan disebut identitasnya.

Rencananya, Heriyanty bakal menjalani pemeriksaan kedua di Ditreskrimum Polda Sumsel hari ini terkait rencana pemberian sumbangan sebesar Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumsel.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Supriadi mengatakan pemeriksaan Heriyanty kemarin harus dihentikan karena sudah larut malam. Heriyanti menjalani pemeriksaan selama sembilan jam hingga selesai pada pukul 22.00 WIB.

"Jadi pagi ini masih akan dilakukan pendalaman kepada yang bersangkutan. Jadi kita belum bisa memberikan kepastian apakah bilyet giro itu sudah dicairkan atau belum," ujarnya.

Supriadi menyebut pihaknya pun telah menawarkan bantuan kepada Heriyanti apabila memiliki kendala dalam pencairan uang Rp2 triliun.

"Kalau ada kendala kita akan bantu menyelesaikannya. Lebih cepat lebih baik," ujarnya.

Status Heriyanti masih sebatas saksi terkait sumbangan Rp2 triliun tersebut. Polisi mendalami kebenaran terkait sumbangan tersebut. PPATK telah menyatakan tak menemukan transaksi sumbangan Rp2 trilun hingga kemarin sore.