Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Breaking News

Rumah Warga di Bener Meriah Diterjang Badai

Rumah Warga di Bener Meriah Diterjang BadaiDOK BPBD
Rumah milik Sabrin diterjang badai

BENER MERIAH – Angin kencang menerjang rumah Sabrin (31) warga Kampung Seni Antara Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. Akibatnya rumah semi permanen tersebut roboh.

Plt Kepala pelaksana (Kalaksa) BPBD Bener Meriah, Safriadi melalui Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan, Anwar Sahdi melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, peristiwa itu terjadi dini hari sekira pukul 02.00 wib, Minggu (11/10/2020).

Menurut taksiran, kerugian yang dialami Sabirin mencapai Rp80 jutaan. Karena rumah yang ditempati tiga jiwa itu rata dengan tanah.

“Rumah tersebut ditempati Sabrin bersama istrinya dan satu orang anaknya, dan untuk sementara mereka terpaksa tinggal dirumah keluarga dekatnya,"ujar Anwar.

Dikatan Anwar Sahdi, pihaknya telah menyalurkan bantuan masa panik kepada korban berupa beras, mei instan, dan sembako serta peralatan tidur dan terpal.

“Tim BPBD yang dipimpin Kabid Kedaruratan telah menyalurkan bantuan masa panik, “terang Anwar.

20201011-whatsapp-image-2020-10-10-at-17.07.35-1

Disebutkannya, dalam beberapa hari ini kecepatan anggin relatif tinggi disertai hujan dengan intensitas tinggi. Utnuk itu BPBD menghimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk.

“Kami mengehimbau masyarakat selalu waspadaan terhadap potensi cuaca buruk yang sedang terjadi dengan memastikan bangunan aman dari terpaan angin kencang serta, memastikan instalasi listrik sehingga tidak terjadi kebakaran, “ imbuh Anwar Sahdi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah, Almanar saat dikonfirmasi via telepon mengatakan pihaknhya akan membantu sandang pangan untuk korban angin kencang warga Seni Antara.

“Kita besok akan menyalurkan bantuan sandang pangan, sebab tadi informasi yang disampaikan Tim Tagana saat ini korban tidak berada ditempat, untuk itu besok akan kita antar bantuan dari Dinsos," pungkas Almanar.