Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Breaking News

Saham Bank Syariah Indonesia Hari Ini Tergerus

Saham Bank Syariah Indonesia Hari Ini TergerusDetik.com
Bank Syariah Indonesia

JAKARTA - Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) hari ini bergerak di zona merah. Padahal kemarin BRIS melonjak tinggi karena diborong investor asing.

Hingga pukul 14.00 waktu JATS saham BRIS tercatat melemah 2,36% ke posisi Rp 2.890. Saham BRIS hari ini bergerak dalam rentang Rp 2.790-Rp 3.070.

Saham Bank Syariah Indonesia kemarin sempat melambung tinggi. Tercatat dalam sehari kenaikannya mencapai 9,23%.

Bank Syariah Indonesia sendiri telah resmi terbentuk setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin penggabungan usaha minggu lalu. Anggotanya Bank BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan PT BRI Syariah yang menjadi survivor.

Sejak resmi diperkenalkan dan mengganti namanya di BEI, minat pelaku pasar modal terhadap saham BRIS kembali meningkat. Saham ini sempat anjlok cukup dalam setelah terus menerus menguat sejak akhir tahun lalu.

Bahkan kemarin saham Bank Syariah Indonesia diborong asing. Tercatat net sell sebesar Rp 5,15 miliar.