Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Breaking News

BPBD Bener Meriah

Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran

Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban KebakaranSamsuddin
Pasca Kebakaran

BENER MERIAH – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, salurkan bantuan Sembako masa panik kepada korban kebakaran di Kampung Pante Raya Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Senin ( 22/2/2021).

Pelaksana tugas (Plt) Kalak BPBD Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan Anwar Sahdi menyampaikan, kebakaran yang terjadi di Kampung Pante Raya telah menghanguskan satu ini rumah milik Iskandar.

“Kita mendapat informasi kebakaran tersebut pada pukul 8.20 wib tadi pagi, dan kita menerjunkan satu Unit Damkar dari pos utama untuk memadamkan api," kata Anwar Sahdi.

Anwar menghimbau, kepada masyarakat Bener Meriah untuk selalu waspada kebakaran dengan memastikan instalasi listrik aman, dan saat meningalkan rumah pastikan sumber api sudah tidak menyala.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan rumah Iskandar tersebut begitu juga kerigiannya.

20210222-img-20210222-wa0028
BPBD Kabupaten Bener Meriah menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran, di Kampung Pante Raya, Wih Pesan. FOTO | SAMSUDDIN