Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Falevi Kirani, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 6 Oktober 2022 episode ke 14 Tahun ke 3 dengan tema: Peran Anggota DPRA dalam Memperjuangkan JKA yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Breaking News

Dinsos Aceh Besar

Serahkan Bantuan Massa Panik Korban Kebakaran di Luthue Lamweu Sibreh

Serahkan Bantuan Massa Panik Korban Kebakaran di Luthue Lamweu SibrehHumas Sosial Aceh Besar
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar Bahrul Jamil SSos MSi bersama Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi, anggota Tagana dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan menyerahkan bantuan masa panik korban kebakaran di Gampong Luthue Lamweu, Sibreh Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar, Rabu (16/2/2022).

MEDIAACEH.COM - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar Bahrul Jamil SSos MSi bersama Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi, anggota Tagana dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan menyerahkan bantuan masa panik korban kebakaran di Gampong Luthue Lamweu, Sibreh Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar, Rabu (16/2/2022).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar Bahrul Jamil, SSos MSi bergerak cepat menyerahkan bantuan massa panik korban kebakaran rumah di Gampong Luthue Lamweu, Sibreh Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar.

Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil, SSos MSi, mengatakan, pihaknya langsung merespon informasi yang dilaporkan oleh Pos Komando (Posko) Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Aceh Besar terkait kebakaran yang menimpa rumah Najmi Rizki yang terbakar pada pukul 10.30 WIB.

“Mendengar laporan Tagana, kami langsung bergerak mengantar bantuan massa panik kepada Najmi Rizki,” katanya.

Bahrul Jamil yang akrab disapa 'BJ' juga mengatakan, kebakaran yang menimpa Najmi diperkirakan akibat arus pendek yang terjadi, tidak ada korban jiwa, namun rumah yang ditempatinya tidak dapat diselamatkan.

“Tidak ada korban Jiwa, menurut informasi, kebakaran terjadi akibat arus pendek,” ujar BJ

Kadis Sosial Aceh Besar menyebutkan, bantuan massa panik yang diberikan berupa kebutuhan sandang dan pangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupateng (APBK) yang terdiri, Beras dua sak, Minyak goreng empat liter, Biskuit enam pack, Sambal, Gayung, Gula pasir dua kilo, Sarden lima kaleng, Kecap lima botol.

“Selain itu ada baju daster, baju koko, kain sarung , mukena, selimut juga kebutuhan sekolah berupa, sepatu, tas sekolah dan sajadah,” sebutnya.

Sedangkan bantuan massa panik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) terdiri dari, Air mineral, Sarden, Minyak goring, Biskuit, Mie instan, Gula, Kecap, Sambal, Baju daster, Baju Koko.

“Juga baju koko anak, jilbab, kain batik, kain sarung, mukena, mukena anak, sajadah, tas sekolah anak SMP, gelas plastic, pisau, sabun cuci piring, wajan, sedangkan bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara berupa, Family kit, food were, selimut, peralatan dapur, matras, tenda gulung, kasur,” tambahnya.

BJ berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat dimanfaankan dengan sebaiknya untuk kebutuhan sehari-sehari, sembari keadaan normal kembali.

“Bantuan ini bisa jadi memenuhi kebutuhan harian sepekan terakhir,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar Ridwan Jamil didampingi Anggota Pusdalops PB BPBD Maswani mengatakan, Petugas Damkar BPBD Pos Induk Sibreh menerima informasi tentang adanya kejadian kebakaran rumah yang disampaikan oleh warga.

“Begitu menerima informasi petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan kebakaran tersebut. Setiba di lokasi kejadian petugas melihat api sudah membesar dan sudah menghabiskan seluruh bagian rumah yang berkontruksi semi permanen,” ujarnya.

Sehingga petugas pun langsung melakukan blokade api agar tidak merambat dan meluas ke bagian rumah warga lain. Kondisi cuaca yang panas dan rumah berkontruksi semi permanen sehingga api begitu cepat dan mudah menghabiskan rumah korban.

“Sedihnya, seluruh isi rumah serta harta benda milik korban tak satupun berhasil diselamatkan dengan kondisi mengalami rusak berat,” tutupnya.

Hadir pada penyerahan bantuan masa panik tersebut, Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi, anggota Tagana dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.[]

Rubrik:Headline