Sekretaris Pusham Unsyiah, Suraiya Kamaruzzaman, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 20 Januari 2022 episode ke 44 Tahun ke II dengan tema: Apakah Cambuk Solusi Terakhir Bagi Predator Seksual?, yang dipandu oleh host Siti Aminah Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Breaking News

Update Kasus Tambang Emas Ilegal di Nagan Raya, Polisi Serahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejari

Update Kasus Tambang Emas Ilegal di Nagan Raya, Polisi Serahkan Tersangka dan Barang Bukti ke KejariSerambinews
Beko sebagai barang bukti kasus tambang emas ilegal diamankan Mapolres Nagan Raya, Kamis (22/10/2020).

SUKA MAKMUE - Polres Nagan Raya telah menyerahkan tersangka dan barang bukti (BB) kasus tambang emas ilegal ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya. 

Penyerahan kasus tersebut setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) dan segera menjalani persidangan.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK melalui Kasat Reskrim AKP Fadhillah Aditya Pratama SIK  mengatakan, tersangka sebanyak tiga orang dan BB sudah diserahkan ke jaksa.

“Tahap II kita serahkan pada Kamis dua hari lalu,” kata Fadhillah kepada Serambinews.com, Sabtu (28/11/2020).

Menurut Kasat Reskrim, dengan penyerahan kasus sehingga akan menjalani persidangan ke depan.

Pelaku dijerat dengan Undang-undang (UU) Nomor 4/2009 tentang Mineral dan Batu Bara (Minerba) dengan ancaman paling lama 10 tahun dan denda Rp 10 miliar.

Tiga tersangka yang diserahkan meliputi A (47) selaku pemilik modal, warga  Desa Uten Pulo Kecamatan Seunagan Timur Nagan Raya.

S (42) selaku pemilik modal warga Desa Blang Lango Kecamatan Seunagan Timur Nagan Raya.

Berikutnya H (48) selaku operator beco warga Desa Sawang Teube Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat.

Seperti diberitakan Polres Nagan Raya kembali mengerebek tambang emas ilegal di kawasan pedalaman Desa Kila, Kecamatan Seunagan Timur kabupaten setempat, Kamis (22/10/2020) sekira pukul 04.30 WIB dini hari.

Dalam kasus tersebut polisi menangkap empat warga.

Pengungkapan kasus tambang emas ilegal atau ilegal mining setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat. 

Polisi bergerak ke lokasi dengan menempuh perjalanan hingga 3 jam.

Polisi langsung mengerebek lokasi tersebut setelah menemukan satu unit alat berat jenis beko melakukan aktivitas penambahan emas secara ilegal atau tanpa izin dan menyita emas 5 gram. 

Dari empat orang yang diamankan dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak 3 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Sedangkan seorang lain hanya sebagai saksi.