Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal menjadi narasumber peHTem edisi Senin 17 Mei 2021 Episode 39 dengan Tema: Benarkah Nasabah Bank Syariah Indonesia Di Aceh Terjajah? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Breaking News

Seruan Bersama Forkopimda

Warga Muslim Diajak Ramaikan Rumah Ibadah di Bulan Puasa

Warga Muslim Diajak Ramaikan Rumah Ibadah di Bulan PuasaIstimewa
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir

ACEH BESAR – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Besar mengeluarkan Seruan Bersama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H. Salah satu poin dalam Seruan Bersama yang ditandatangani oleh Bupati Aceh Besar Mawardi Ali tersebut adalah melaksanakan ibadah sesuai dengan protokol kesehatan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir, Kamis, 8 April 2021 menjelaskan, dalam Seruan Bersama tertanggal 31 Maret 2021 tersebut, Forkopimda Aceh Besar juga mengharapkan seluruh masyarakat muslim untuk melaksanakan ibadah puasa. Warga muslim di Aceh Besar juga diajak meramaikan masjid, meunasah dan tempat ibadah lainnya dengan salat fardhu.

Seruan Bersama yang juga ditandatangani oleh Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali tersebut juga ikut mengajak muslim untuk melaksanakan tarawih, witir, tadarus, dan amalan sunnah lainnya yang tetap mengacu pada protokol kesehatan.

Seruan Bersama yang juga ditandatangani oleh Dandim 0101/BS Kol Inf Abdul Razak Rangkuti dan Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan SIK tersebut juga mewajibkan para pemilik toko, kedai, kios dan tempat usaha lainnya untuk menghentikan aktivitas pada malam hari. Tempat usaha tersebut baru diperbolehkan buka setelah pelaksanaan ibadah salat tarawih dan witir selesai dilaksanakan.

Dalam Seruan Bersama yang juga ditandatangani oleh Kajari Aceh Besar Rajendra Dharmalinga Wiritanaya SH itu, juga melarang penjual makanan dan minuman berjualan pada siang hari, sejak pagi hingga waktu shalat ashar.

Pada bagian lain, Seruan Bersama Forkopimda Aceh Besar mengharapkan kepada masyarakat untuk menghentikan segala aktivitas pada waktu-waktu shalat fardhu, dan ikut melaksanakan ibadah shalat.

"Setiap muslim dilarang menghabiskan waktu dengan kegiatan-kegiatan yang dapat merusak kesucian bulan Ramadhan," kata Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir.

Forkopimda juga melarang setiap orang, tempat usaha atau tempat lainnya untuk menyediakan makanan, melindungi, dan memberikan fasilitas kepada orang yang tidak berpuasa pada siang hari di bulan suci Ramadhan.

Di samping itu, warga juga dilarang menghidupkan bunyi-bunyian yang dapat mengganggu ketenangan bulan Ramadhan, seperti petasan, mercon, meriam bambu, dan sejenisnya.

Seruan Bersama tersebut juga meminta masyarakat nonmuslim agar menghormati dan menjaga kesucian bulan suci Ramadhan.[]

Rubrik:Breaking News, Headline, Aceh
Sumber:Rilis